Dia menuturkan, salah satu pemasok amunisi tersebut telah ditangkap, yakni seorang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Nduga.
"Awalnya anggota Polres Yalimo, sedang berpatroli dan melihat seorang pengendara sepeda motor yang mencurigakan. Anggota mengikuti pelaku lalu anggota Pos Pol Elelim berhasil mengamankan pelaku. Hasil penggeledahan ditemukan senjata rakian FN dan 615 butir amunisi campuran," tuturnya.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait