Rekonstruki penyerangan di Posramil Kisor, Maybrat yang mengakibatkan empat anggota TNI gugur. (Foto: iNews/Chandry AS)
Chandry Andrew Suripatty

TEMINABUAN, iNews.id - Penyidik Satreskrim Polres Sorong Selatan menggelar rekontruksi kasus penyerangan Posramil Kisor, Kodim/ 1809 Maybrat, Papua Barat. Dalam peristiwa penyerangan ini mengakibatkan empat anggota TNI gugur.

Agenda rekonstruksi ini dilakukan di halaman Mapolres Sorong Selatan untuk melengkapi berkas pemeriksaan dengan menghadirkan ketujuh tersangka masing-masing berinisial MY, MS, AKY, RY, LKY, YW dan AY. Mereka memperagakan detail aksi untuk menggambarkan kondisi sebenarnya saat terjadi penyerangan.

Dalam kegiatan rekonstruksi tersebut, penyidik membuat petak-petak ruangan menyerupai kondisi Posramil Persiapan Kisor sesuai keadaan yang sebenarnya. Rekonstruksi dihadiri dan disaksikan Kapolres Sorong Selatan AKBP Choiruddin Wachid, Kasat Reskrim Iptu Ade Setiawan, Penasihat Hukum (PH) para tersangka Joromias Wattimena, Bapas Muskilau Kelana Jaya dengan mendapat pengawalan ketat polisi dan anggota Kodim 1807/Sorong Selatan.

Proses reka ulang mengambarkan peran masing-masing tersangka dalam melakukan atau turut serta membantu penyerangan Posramil Persiapan Kisor. Selain tujuh tersangka, DPO lainnya diperankan anggota sebagai pengganti, sedangkan korban menggunakan boneka plastik. Kemudian alat berupa senjata api dan parang dibuat dari tripleks serta papan nama yang telah disiapkan penyidik.

Total para tersangka memperagakan 93 adegan dalam rekonstruksi. Mulai dari pelaksanaan rapat, pengintaian atau pemantauan sampai dengan pada waktu penyerangan dan melukai para korban dengan parang hingga meninggal.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi yang dikonfirmasi membenarkan adanya rekonstruksi tersebut. 

"Iya benar, rekonstruksi tersebut dilaksanakan tadi untuk membuat terang peran dari pada tersangka dan jugasebagai kelengkapan berkas proses hukum," ujar Adam, Rabu (6/10/2021).


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT