Polisi menyelidiki kasus penikaman terhadap seorang ASN di Kompleks Pasar Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Foto: iNews).

Polisi juga telah mengidentifikasi pisau bergagang kayu berwarna cokelat dengan panjang sekitar 40 sentimeter yang diduga digunakan dalam penikaman. 

Namun, senjata tajam tersebut belum dapat diamankan karena masih tertancap di tubuh korban dan harus menunggu tindakan medis.

Terkait motif penyerangan, polisi masih melakukan pendalaman. Berdasarkan informasi awal, aksi tersebut diduga berkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan kemungkinan merupakan bentuk balas dendam atas penangkapan salah satu anggota kelompok yang masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Namun, dugaan keterkaitan KKB atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersebut belum dipastikan. "Kita akan melakukan penydikan untuk mengungkap siapa pelaku dari penindakan ini. Kalau motif yang dapat kita simpulkan dari tindakan ini dapat kita simpulkan dilakukan oleh KKB karena mereka selalu berusaha melakukan kekerasan yang mana tujuannya untuk menakuti penduduk," ucapnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan penyelidikan akan dilakukan berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti. Polisi juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak atau kelompok tertentu.

Selain itu, aparat mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh video kekerasan yang beredar di media sosial. Satgas menyebut sejumlah video yang kembali diunggah merupakan rekaman peristiwa lama pada April 2026 dan September 2025.

Hingga kini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Puncak masih memburu pelaku dan mendalami motif penikaman tersebut.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network