Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani. (ANTARA/Evarukdijati)

Menurutnya, penangkapan TL dilakukan setelah penyidik mendalami asal dana yang digunakan AM, seorang ASN asal Kabupaten Nduga yang ditangkap di Yalimo bersama 615 peluru.

"Diduga uang yang digunakan berasal dari dana kampung atau dana desa," ucapnya.

Temuan 615 peluru berbagai kaliber ini diamankan sebelum diterima KKB pimpinan Egianus Kogoya. Amunisi ini diduga dibeli dari oknum anggota TNI AD seharga Rp200.000/butir. Saat ini dua oknum anggota TNI AD ditahan karena diduga terkait penjualan 615 peluru.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network