Tujuh pucuk senjata api dan sejumlah perlengkapan lainnya diamankan TNI setelah kontak tembak dengan kelompok OPM di Kali Senami, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Dok. TNI).

YAHUKIMO, iNews.id - Pasukan TNI menemukan tujuh pucuk senjata api di gubuk yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Kopitua Heluka di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penemuan tersebut setelah pasukan TNI terlibat kontak tembak selama 45 menit dengan 15 anggota OPM atau dikenak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Penyisiran dilakukan personel Detasemen 3 Satgas Rajawali V bersama Satgas Yonif 3 Marinir di sekitar Camp Biru, Kali Senami. Sebelumnya, keberadaan kelompok pimpinan Kopitua Heluka terdeteksi berdasarkan informasi dari Satgas Mandala.

"Pasukan Satgas TNI berhasil memukul mundur pasukan separatis tersebut di mana sekita 15 orang anggota TNPB OPM pimpinan Kopitua Heluka melarikan diri ke dalam hutan," ujar  Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026)

Dia mengatakan, sebelum kontak tembak terjadi, personel TNI telah berupaya meminta kelompok tersebut menyerah dan meletakkan senjata. Namun, ajakan itu justru dibalas dengan tembakan ke arah pasukan TNI.

Kontak tembak berlangsung sekitar 45 menit. Setelah itu, sedikitnya 15 anggota kelompok tersebut dilaporkan mundur dan melarikan diri ke kawasan hutan di Distrik Dekai.

Pasukan TNI kemudian menyisir lokasi untuk mencari keberadaan kelompok tersebut. Dalam penyisiran itu, personel menemukan sebuah gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat persembunyian.

Dari dalam gubuk, TNI mengamankan tujuh pucuk senjata api yang terdiri atas dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang. Selain itu, ditemukan puluhan butir peluru tajam, dua teleskop, beberapa bilah senjata tajam, serta selembar bendera Bintang Kejora.

Dia menyebut, kelompok tersebut dipimpin Kopitua Heluka, yang sebelumnya pernah ditangkap dan dipenjara. Namun, Kopitua dilaporkan melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wamena pada 25 Februari 2025.


Editor : Kurnia Illahi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network