Tujuh pucuk senjata api dan sejumlah perlengkapan lainnya diamankan TNI setelah kontak tembak dengan kelompok OPM di Kali Senami, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Dok. TNI).

Dia juga menuding kelompok pimpinan Kopitua terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan dan penyiksaan terhadap korban. Meski demikian, keterangan mengenai dugaan keterlibatan tersebut disampaikan berdasarkan informasi dari pihak TNI.

Selain itu, dia meminta agar Kopitua Heluka beserta anggota dan simpatisannya yang masih berada di hutan agar segera menyerahkan diri dan meletakkan senjata. Mereka juga diajak kembali ke masyarakat untuk bersama-sama membangun Papua.

"Di mana pun kalian berada agar segera menyambangi pos-pos TNI dan meletakkan senjata dan bergabung bersama kami untuk membangun Papua," ucapnya.

Dia menegaskan TNI tetap mengutamakan pendekatan persuasif dalam menangani kelompok bersenjata. Namun, pasukan akan mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai peraturan perundang-undangan serta aturan pelibatan atau Rules of Engagement (ROE) apabila menghadapi situasi yang mengharuskannya.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prinsip utama pasukan TNI dalam menjalankan tugas di Papua.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network