Wabup Jayawijaya Marthin Yogobi mengecek satu per satu kepala kampung yang belum divaksin. (Foto: Antara)
Antara

WAMENA, iNews.id - Wakil Bupati (Wabup) Jayawijaya Marthin Yogobi melakukan inspeksi terhadap para kepala kampung yang belum vaksinasi Covid-19. Hal ini dilakukan saat kunjungan kerja di Distrik Welesi, Kamis (26/8/2021).

Wabup langsung menanyakan kepala-kepala kampung yang belum vaksin. Namun semua mengaku sudah mengikuti vaksinasi.

"Orang hubung-hubungkan vaksinasi ini dengan religi yang biasa dikenal dengan istilah 666. Dahulu waktu kita urus KTP elektronik juga orang hubung-hubungkan dengan itu, tetapi saya mau menjelaskan semua tidak benar," ujarnya, Kamis (26/8/2021).

Usai menanyakan satu per satu kepada para kepala kampung, Marthin menegaskan vaksinasi tidak dimaksudkan untuk menyusahkan masyarakat.

"Pemerintah tidak mungkin menyusahkan rakyat. Pemerintah ada karena rakyat, jadi sangat tidak mungkin. Jadi jangan percaya isu orang-orang itu," katanya.

Marthin mengharapkan kepala distrik dan kampung ikut menyosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat sehingga mereka mau menerimanya.

Apalagi menurutnya, saat ini vaksinasi sudah menjadi hak warga serta dibutuhkan saat melakukan perjalanan keluar masuk Jayawijaya.

"Vaksin ini aman dan membuat imun kita semakin kuat. Jadi jangan tolak karena sadar tidak sadar, orang mau pergi ke luar Jayawijaya, kartu vaksin jadi persyaratan. Apalagi dari luar Papua ke Jayawijaya, itu lebih sulit. Bahkan warga antre bisa sehari untuk PCR," ucapnya.

Mantan Kadinsos Jayawijaya ini menjelaskan tidak menutup kemungkinan vaksinasi akan dibayar atau tidak lagi gratis seperti sekarang. Karena saat ini masih ditanggung pemerintah.

"Jadi minta tolong kalau ada yang belum segera datang untuk divaksin. Tetapi harus konsultasi dengan dokter, jangan sampai ada yang punya penyakit bawaan," ujarnya.

Dia memastikan wabah Covid-19 bukan saja membuat pemerintah kabupaten dilematis, sebab situasi itu dirasakan juga oleh masyarakat distrik hingga kampung-kampung.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT