get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi 2 Prajurit Marinir Gugur Baku Tembak dengan KKB di Maybrat, Disergap saat Patroli

2 Marinir Gugur Diserang KKB, Bupati Maybrat Langsung Pimpin Rapat Terbatas

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:54:00 WIT
2 Marinir Gugur Diserang KKB, Bupati Maybrat Langsung Pimpin Rapat Terbatas
Pemkab Maybrat, Papua Barat Daya menggelar rapat terbatas membahas serangan brutal KKB atau dikenal OPM, Senin (23/5/2026). (Foto: iNewssorongraya.id/ Chandry).

MAYBRAT, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat, Papua Barat Daya bergerak cepat merespons serangan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dua prajurit elite TNI AL gugur dan satu terluka. 

Bupati Maybrat, Karel Murafer segera menggelar rapat terbatas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk merumuskan langkah strategis keamanan dan penanganan usai serangan oleh KKB atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) tersebut.

Rapat digelar di Mapolres Maybrat, Senin (22/3/2026), sehari setelah penyerangan di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Papua Barat Daya, Minggu (21/3/2026). 

Pertemuan dipimpin Bupati Karel Murafer dan dihadiri jajaran pejabat strategis, termasuk Sekda Maybrat, Dirintelkam Polda Papua Barat Daya, Kapolres Maybrat, Dandim 1809/Maybrat, Dansatgas 763/SBA, Wadan Satgas Yonif 9 Pasmar/BH, Danyon B Pelopor Brimob, hingga Ketua MRP Papua Barat Daya.

Bupati Karel Murafer menegaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut koordinasi sebelumnya bersama Gubernur Papua Barat Daya, Danrem 181/PVT dan Kabinda Papua Barat Daya pasca penyerangan terhadap prajurit Marinir.

“Jadi kami pemerintah daerah sudah mengambil langkah pertama berkaitan tindakan penyerangan terhadap Satgas Marinir yang bertugas mengamankan NKRI di wilayah Maybrat,” kata Karel dikutip dari iNews Sorong Raya.

Menurutnya, fokus utama rapat menyusun strategi terpadu usai kejadian, termasuk penguatan pengamanan wilayah dan penanganan dampak terhadap masyarakat sipil di sekitar lokasi kejadian. 

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah kemanusiaan, seperti distribusi bantuan bahan makanan bagi warga terdampak di Kampung Sori.

“Jadi rapat penanganan pascainsiden penyerangan itu Pemda Maybrat bersama pihak Polres dan Kodim telah mengatur rencana untuk pertemuan selanjutnya bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh intelektual yang ada di Distrik Aifat Selatan,” ucapnya.

Dia menekankan, kehadiran TNI dan Polri sebagai representasi negara untuk menjaga kedaulatan dan melindungi masyarakat.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini. Melalui rapat koordinasi ini saya selaku kepala daerah meminta kepada pihak Kepolisian dan TNI mengejar para pelaku dan mencari dua pucuk senjata yang dibawa kabur,” katanya.

Pemerintah menegaskan operasi pengejaran pelaku menjadi prioritas utama aparat keamanan. Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aktivitas warga dijamin tetap berjalan normal di bawah pengamanan aparat gabungan.

“Kami akan turun menemui masyarakat dan memberikan bantuan bahan makanan bagi masyarakat di Kampung Sori. TNI dan Polri hadir untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut