2 Pejabat Kodam Cenderawasih Investigasi Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani

Edy Siswanto ยท Rabu, 23 September 2020 - 13:25 WIT
2 Pejabat Kodam Cenderawasih Investigasi Penembakan Pendeta Yeremia Zanambani
Ilustrasi anggota TNI di pedalaman Papua. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Dua pejabat di jajaran Kodam XVII/ Cenderawasih menginvestigasi penembakan Pendeta Yeremia Zanambani di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Tim sudah mulai mendalami kasus ini sejak Minggu (20/9/2020).

Kapendam Letkol Arm Reza Nur Patria mengatakan, dua pejabat yang menginvestigasi kasus ini yakni Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Iwan Setiawan dan Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel TNI Adrian Triwarsana.

"Tim berangkat ke Distrik Hitadipa Intan Jaya untuk mendalami dan menginvestigasi insiden penembakan Pendeta Yeremia Zanambani," kata Letkol Arm Reza di Kota Jayapura, Papua, Selasa (22/9/2020).

Menurut dia, Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Pendeta Yermia Zanambani.

"Kita doakan bersama semoga Almarhum Pendeta Yermia Zanambani diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan semoga situasi di Kabupaten Intan jaya semakin kondusif sehingga pembangunan dapat dilanjutkan," ujar dia.

Sebelumnya jajaran TNI dituding menembak pendeta Yeremia Zanambani di Distrik Hitadipa. Namun informasi tersebut dianggap hoaks, karena kasus ini diduga ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Tudingan dari berbagai pihak yang menyebutkan penembakan itu dari oleh TNI Polri, padahal di sana tidak ada anggota kita. Bahkan wilayah ini basis lima kelompok KKB," kata Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal