get app
inews
Aa Text
Read Next : Bupati Maybrat Berduka 2 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB, Ungkap 12 Kali Masuk Wilayah Konflik

2 Prajurit Marinir Gugur di Maybrat, TNI Tingkatkan Keamanan dan Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 - 15:31:00 WIT
2 Prajurit Marinir Gugur di Maybrat, TNI Tingkatkan Keamanan dan Intelijen
Komandan Korem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI Slamet Riadi beri keterangan usai serangan KKB di Maybrat. (Foto: iNews)

MAYBRAT, iNews.id - Serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali menelan korban jiwa dari aparat TNI. Dua prajurit Marinir gugur dan satu lainnya terluka setelah disergap kelompok bersenjata di Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026).

Komandan Korem 181/Praja Vira Tama Brigjen TNI Slamet Riadi, menegaskan pihaknya telah mengambil langkah cepat dan terukur pascakejadian.

“Kami telah mengambil langkah cepat dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan penguatan pengamanan di wilayah rawan,” ujar Brigjen Slamet Riadi dikutip dari iNews Sorong Raya, Senin (23/3/2026).

Dia menyebut TNI telah memetakan titik rawan serta memperkuat koordinasi lintas satuan, termasuk dengan Satgas Koops Habema.

“Kami sudah memetakan daerah rawan, termasuk penambahan pasukan dan penguatan intelijen. Identitas kelompok pelaku sudah kami kantongi, namun akan disampaikan setelah terkonfirmasi penuh di lapangan,” katanya.

Menurut Danrem, pembagian sektor operasi menjadi kunci dalam merespons cepat setiap gangguan keamanan.

“Dengan sektor yang sudah terbagi, kita bisa saling menutup celah. Jika ada gangguan di lapangan, tindakan bisa segera dilakukan,” ucapnya.

TNI juga merencanakan penambahan personel serta memperkuat jaringan intelijen untuk mencegah serangan lanjutan.

“Perkuatan personel sudah direncanakan. Selain itu, kami memperkuat intelijen agar informasi dari masyarakat maupun aparat bisa segera dikembangkan,” katanya.

Dia juga memastikan indikasi kelompok pelaku telah dikantongi.

“Sudah ada indikasinya, tapi akan kami sampaikan setelah benar-benar A1 di lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, serangan terjadi saat prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Koops Habema menyelesaikan patroli rutin. Diduga, pergerakan aparat telah diintai sebelum akhirnya diserang secara tiba-tiba oleh kelompok bersenjata.

Dua prajurit yang gugur yakni Prada Marinir Elki Saputra dan Prada Marinir Andi Suvio. Sementara itu, Kopda Marinir Eko Sutikno mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke RSAL dr Oetojo, Sorong, untuk mendapatkan penanganan intensif.

Kelompok penyerang juga dilaporkan membawa kabur dua pucuk senjata api laras panjang milik prajurit sebelum melarikan diri ke kawasan hutan.

Dua jenazah prajurit gugur ini telah diautopsi di RSAL dr Oetojo, Sorong, sebelum disemayamkan di Markas Pasmar 3. Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan ke daerah asal masing-masing pada Senin (23/3/2026).

Sementara itu, prajurit yang mengalami luka berat direncanakan akan dirujuk ke Jakarta guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Pemerintah Kabupaten Maybrat juga bergerak cepat merespons serangan KKB di Maybrat tersebut. Bupati Maybrat, Karel Murafer, menyatakan koordinasi langsung dilakukan dengan berbagai pihak.

“Setelah mendapat informasi, saya langsung menghubungi Bapak Gubernur, Danrem, Kabinda, serta pihak terkait untuk melaporkan kejadian dan membahas langkah penanganan,” ujarnya.

Selain fokus pada keamanan, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada penanganan korban dan pemulangan jenazah.

“Kami bersama pemerintah provinsi memberikan bantuan untuk proses pemulangan jenazah sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum,” kata Karel.

Hingga kini, aparat gabungan TNI masih melakukan pengejaran terhadap pelaku di wilayah hutan Maybrat.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut