4 Anggota Polres Raja Ampat Dipecat karena Indisipliner dan Langgar Kode Etik

Chanry Andrew Suripatty · Rabu, 09 Juni 2021 - 17:41:00 WIT
4 Anggota Polres Raja Ampat Dipecat karena Indisipliner dan Langgar Kode Etik
Empat anggota Polres Raja Ampat dipecat karena melanggar aturan dan kode etik Polri. (Foto: MNC Portal/Chanry Andrew Suripatty)

WAISAI, iNews.id - Empat anggota Polres Raja Ampat, Papua Barat dipecat dengan tidak hormat karena tidak pernah dinas atau indisipliner dan melanggar kode etik. 

Upacara pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) yang digelar di Lapangan Polres Raja Ampat tidak dihadiri keempat anggota tersebut, Rabu (9/6/2021). 

Kapolres Raja Ampat AKBP Andre JW Manuputty mengatakan, keempat anggota yang diberhentikan dari dinas Polri tersebut karena melakukan sejumlah pelanggaran yang tidak mencerminkan perilaku anggota Polri dan sudah tidak dapat dibina lagi. 

Keempat anggota Polres Raja Ampat tersebut, masing-masing, Brigadir Polisi, Egar Gintang Faradini, Brigadir Polisi Arius Salossa, Brigadir Polisi Kepala, Maurit Andi Randongkir dan Brigadir Polisi Kepala Herry Permana.

“Keempat anggota ini mempunyai catatan pelanggaran khusus yang akhirnya menyeret mereka untuk diberhentikan dari dinas Kepolisian Republik Indonesia,” katanya. 

Brigadir Egar Gintang Faradini, Brigadir Arius Salossa dan Bripka Maurit Andi Randongkir diberhentikan dengan tidak hormat karena meninggalkan tugasnya dalam waktu lebih dari 30 hari kerja berturut-turut. Sedangkan Bripka Herry Permana melanggar kode etik profesi Polri.

Kapolres mengaku prihatin dan sedih karena upacara PTDH ini merupakan upacara kali kedua di masa kepemimpinannya sebagai Kapolres Raja Ampat.

Dia juga berharap kedepannya tidak ada lagi personel anggota Polres Raja Ampat yang melakukan pelanggaran apalagi sampai di PTDH.

Terkait dengan empat anggotanya yang diberhentikan itu, Kapolres mengatakan, sudah melakukan upaya-upaya pembinaan terhadap anggotanya.

Editor : Kastolani Marzuki