get app
inews
Aa Text
Read Next : Rintis Program Pemberdayaan UMKM, DPW Partai Perindo DKI: Dukung Ekonomi Rakyat Kecil

Anthon Asmorom Berikan Bantuan Perahu Fiber, Bangkitkan Ekonomi Nelayan Teluk Bintuni

Senin, 09 Februari 2026 - 15:58:00 WIT
Anthon Asmorom Berikan Bantuan Perahu Fiber, Bangkitkan Ekonomi Nelayan Teluk Bintuni
Anggota DPRD Teluk Bintuni Anthon Asmorom menyerahkan perahu fiber kepada kelompok nelayan di Distrik Aranday, Papua Barat. (Foto: Ist)

TELUK BINTUNI, iNews.id - Anggota DPRD Teluk Bintuni, Anthon Asmorom menyerahkan lima unit perahu fiber nelayan Teluk Bintuni kepada kelompok nelayan di Distrik Aranday, Papua Barat, sebagai langkah mendorong produktivitas dan ekonomi warga pesisir. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Selama ini, sebagian besar nelayan di wilayah Teluk Bintuni masih mengandalkan kole-kole atau perahu kayu kecil dengan kapasitas terbatas. Kondisi tersebut membuat jarak jelajah melaut dan hasil tangkapan nelayan tidak maksimal.

Melalui bantuan perahu fiber, Anthon berharap pola kerja nelayan dapat berubah. Kapasitas perahu yang lebih besar dinilai mampu meningkatkan jumlah tangkapan sekaligus efisiensi melaut.

“Kalau perahu fiber bisa muat sampai 10 orang. Jadi hasil tangkapannya lebih banyak,” ujar Anthon Asmorom, Senin (9/2/2026).

Dengan perahu fiber, nelayan dapat melaut secara berkelompok, membawa peralatan lebih lengkap serta menjangkau wilayah tangkapan yang sebelumnya sulit diakses menggunakan kole-kole.

Program bantuan tersebut menjadi langkah awal Anthon di periode keduanya sebagai legislator. Pada periode sebelumnya, dia telah menyalurkan sebanyak 40 unit perahu fiber nelayan Teluk Bintuni ke sejumlah wilayah pesisir.

“Masyarakat berterima kasih karena ini memudahkan mereka, menunjang kegiatan sehari-hari mereka sebagai nelayan,” kata legislator Komisi C DPRD Teluk Bintuni itu.

Teluk Bintuni dikenal sebagai daerah dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani. Namun, potensi kelautan yang besar belum sepenuhnya tergarap optimal. Data mencatat, produksi perikanan Teluk Bintuni pada 2020 baru mencapai 893,41 ton.

Menurut Anthon, kebutuhan masyarakat pesisir tidak bisa disamaratakan. Penyaluran bantuan ke depan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan aspirasi warga.

“Nanti kita lihat saat kunjungan kerja atau reses. Dari situ kita tahu kebutuhannya berapa, permintaan masyarakat seperti apa,” ucap Legislator Partai Perindo tersebut.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut