5 Wisatawan di Raja Ampat Luka-Luka akibat Jembatan Geosite Kabui Ambruk

Antara ยท Selasa, 01 Juni 2021 - 18:13:00 WIT
5 Wisatawan di Raja Ampat Luka-Luka akibat Jembatan Geosite Kabui Ambruk
Kawasan wisata di Raja Ampat ditutup sementara selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: iNews/Chanry Andrew Suripatty)

SORONG, iNews.id - Lima wisatawan luka-luka setelah jembatan tempat selfie atau swafoto di objek wisata Geosite Kabui, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat ambruk. 

Diperoleh informasi, insiden tersebut terjadi pada 27 Mei 2021 pukul 12.15 WIT, namun baru viral di media sosial, Senin (31/5/2021) setelah para operator wisata Kabupaten Raja Ampat mendapatkan pengaduan salah satu wisatawan pengguna jasa travel ilegal tersebut. 

Kelima wisatawan tersebut diketahui melakukan perjalanan wisata ke Raja Ampat melalui jalur illegal untuk menghindari sejumlah pungutan.

Pengaduan melalui situs chse.kemenparekraf.go.id membuat heboh masyarakat setempat, operator wisata lokal, pemandu wisata bahkan pemerhati pariwisata yang ada di kabupaten Raja Ampat sebab mereka berwisata ke Raja Ampat langsung dari Sorong tidak melapor kepada pemerintah daerah dan tidak menggunakan jasa masyarakat lokal sebagaimana aturan pemerintah daerah bagi pelaku usaha pariwisata yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pemerhati pariwisata dan juga Tokoh Adat Raja Ampat, Dorteus Wanma di Waisai mengatakan, sudah mengecek pengelola destinasi dan juga pemkab bahwa pelaksanaan wisata tidak memenuhi syarat-syarat masuk ke Raja Ampat alias ilegal.

"Kami atas nama anak adat kabupaten Raja Ampat akan menuntut secara adat dan hukum pelaksana tour yang mengakibatkan ambruk jembatan destinasi wisata batu pensil karena tidak mengikuti aturan Raja Ampat menaikkan rombongan pada jembatan destinasi melebihi kapasitas," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki