Aksi Sadis Pemuda Bunuh Kakek-Kakek di Mimika, Akting Minta Tolong saat Tepergok Warga
MIMIKA, iNews.id - Pemuda berinisial H (19) tega membunuh kakek-kakek di Mimika, Sabtu (18/11/2023). Pelaku bahkan sempat berakting minta tolong kepada warga saat aksinya tepergok.
Kasi Humas Polres Mimika Ipda Hempy Ona, menjelaskan awalnya pelaku H mengaku datang ke kios korban sekitar pukul 13.00 wit, bersama rekannya dari SP V. Pelaku hendak meminjam uang arisan korban sebesar RP40.000.000 untuk membeli laptop dan kamera.
Setibanya di kios korban, rekan pelaku yang mengantar langsung kembali ke SP V. Pelaku saat itu juga menawarkan pijitan kepada korban.
“Setelah itu korban dan pelaku mengobrol dan selanjutnya pelaku menawarkan ke korban untuk di pijit badan. Korban masuk ke dalam kios, korban berbaring tengkurap dan pelaku memijit korban. Selang beberapa menit kemudian, pelaku mengaku menginjak leher korban sebanyak 4 kali hingga mulut dan hidung korban mengeluarkan darah,” ucap Hempy dalam keterangan tertulisnya dilansir dari portal remsi Polda Papua, Senin (20/11/2023).
Lanjut, setelah menginjak leher korban pelaku berupaya mencari uang. Namun pelaku tidak menemukan uang korban hingga mengambil uang hasil dagangan korban sebesar Rp532.000 dengan berbagai pecahan.
Saat itu ada saksi AN yang melihat ke dalam kios korban. Di lokasi, AN melihat H duduk di atas tubuh korban yang saat itu tengkurap.
Pelaku mengatakan kepada saksi AN “tolong pak, kakek (panggilan pelaku kepada korban) muntah darah”. Selanjutnya saksi AN berlari keluar untuk meminta bantuan pada warga sekitar. Saksi melaporkan kejadian ke SPKT Polres Mimika guna sekaligus membuat laporan polisi.
Dibantu warga sekitar membawa korban dengan mobil ke RSUD untuk di lakukan penanganan awal. Sedangkan H diarahkan ke Polres untuk membuat laporan.
Satuan Reskrim Polres Mimika bergerak cepat melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi. Saat lakukan penyelidikan, aparat Kepolisian berhasil menganalisa cctv yang berada di seputaran TKP dan menemukan ada kejanggalan terkait kejadian pembunuhan tersebut.
Satuan Reskrim memeriksa saksi-saksi termaksud pelaku yang saat itu statusnya sebagai saksi.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi disimpulkan bahwa pelaku adalah H yang merupakan orang terakhir bersama korban dan merekayasa kejadian tersebut sebagai kasus pencurian yang di sertai dengan kekerasan," ucapnya.
Editor: Nani Suherni