Antisipasi Penjualan Amunisi ke KKB, Danrem 172/PWY: Perkuat Pengamanan Bandara
JAYAPURA, iNews.id - Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf Juinta Omboh Sembiring mengatakan, TNI memperkuat pengamanan Bandar Udara (Bandara) Sentani untuk mengatisipasi penjualan senjata dan amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB). Peningkatan pengamanan di bandara dilakukan menyusul terjadi kasus penjualan amunisi ke KKB oleh oknum anggota TNI.
Pria yang akrab disapa Jo Sembiring ini mengatakan, kasus terbaru sekitar seminggu lalu. Oknum anggota Yonif RK 751/VJS Prada YW ditangkap karena membawa 44 butir amunisi untuk dibawa ke Wamena via Bandara Sentani.
Selain itu Praka AKG, anggota Apter Kodim Persiapan Kabupaten Intan Jaya, juga ditangkap setelah kedapatan menjual 10 butir amunisi Cal 5,56 kepada KKB di wilayah itu.
"Adanya oknum TNI yang melakukan kesalahan tentu kami tidak tutupi. Namun akan diproses karena perbuatan ini (menjual amunisi dan senjata ke KKB) sangat tidak bisa diterima," kata Danrem 172/PWY.
Mantan Ass Ops Kodam XVII Cenderawasih menyatakan, menjual amunisi dan senjata ke KKB adalah perbuatan biadab. Sebab, peluru dan senjata yang dijual ke KKB akan digunakan untuk membunuh teman sendiri.
"Ini (menjual senjata dan amunisi ke KKB) sangat biadab. Mereka jual dan digunakan untuk membunuh teman-temannya. ini kelakuan yang sangat biadab. Pencegahan kami lakukan," ujarnya.
Jo Sembiring menuturkan, upaya pencegahan di Bandara Sentani dilakukan dengan perkuatan personel pengamanan. "Bandara kami perkuat karena ini (peluru dan senjata) banyak dikirim ke atas (wilayah pegunungan Papua). Kalaupun ada yang tertangkap itu adalah bagian dari upaya kami. Selain itu juga pos-pos TNI yang lain juga terus akan diberikan konseling internal kita lakukan," tutur JO Sembiring.
Editor: Agus Warsudi