Banjir Bandang Terjang Mimika, Ratusan Warga Diungsikan dan Butuh Bantuan

Antara ยท Senin, 27 Juli 2020 - 03:02 WIB
Banjir Bandang Terjang Mimika, Ratusan Warga Diungsikan dan Butuh Bantuan
Banjir bandang menerjang Luwu Utara, Sulsel akibat hujan deras. (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Ratusan kepala keluarga yang bermukim di Kampung Iwaka dan Jalan Trans-Nabire diungsikan ke lokasi aman setelah banjir bandang melanda kawasan itu sejak Sabtu (25/7/2020) hingga Minggu (26/7/2020. Bencana itu terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kepala BPBD Mimika, Yosias Lossu mengatakan, warga Kampung Iwaka yang rumahnya kemasukan air banjir diungsikan sementara ke gedung sekolah SD YPPK Iwaka.

Sementara ratusan kepala keluarga yang bermukim di Jalan Trans-Nabire, tepatnya di PT PAL 2 dan PT PAL 1 untuk sementara diungsikan ke rumah-rumah kerabat mereka. Sebagian warga telah mengungsi ke pinggir jalan yang tidak digenangi air sejak beberapa pekan lalu dengan membangun rumah-rumah darurat alias befak untuk bertahan sementara.

“Sampai malam ini saya masih berada di Jalan Trans-Nabire untuk mengecek warga di sana. Tadi siang kami sudah kerahkan staf ke sana untuk membantu mengungsikan warga ke tempat yang lebih aman. Informasi yang saya terima dari staf, sampai sekarang banjir belum reda, jalan rusak parah cukup panjang dan tidak bisa dilalui kendaraan," kata Lossu.

Dia mengatakan, hingga kini pengiriman bantuan bahan makanan untuk para pengungsi di Jalan Trans-Nabire belum bisa dilakukan dan direncanakan Senin (27/7) siang setelah luapan air sungai surut.

Lossu mengakui warga di Jalan Trans-Nabire itu sangat membutuhkan pasokan bahan makanan, terutama warga yang tinggal di seberang Kali Kamora dan Kali Mimika serta Kali Pindah-pindah yang meluap hingga memutus ratusan meter ruas jalan Trans-Nabire.

"Kebutuhan yang paling mendesak sekarang ini, yaitu tempat berteduh dan bahan makanan, juga pakaian layak pakai. Begitu banjir sudah mulai surut kami akan masuk ke sana untuk menginventarisasi berapa banyak warga terdampak dan apa saja kebutuhan mereka yang paling mendesak saat ini," ujarnya.

Adapun untuk Kampung Iwaka, tim BPBD sudah masuk ke kampung tersebut untuk menemui warga terdampak.


Editor : Kastolani Marzuki