Bentrok Warga di Wamena, Berawal dari Proses Kremasi Jenazah

Antara ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 10:55:00 WIT
Bentrok Warga di Wamena, Berawal dari Proses Kremasi Jenazah
Tim gabungan TNI/Polri melakukan patroli rutin di Kota Wamena, Jayawijaya, Papua. (Foto: iNews/Nathan Making)

WAMENA, iNews.id - Seorang pria di Kabupaten Jayawijaya, Papua, nekat mengacaukan acara kremasi di RSUD Wamena. Aksinya memicu bentrokan warga Kampung Elekma.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen mengatakan, sudah mengamankan seorang pria atas nama Elpi Gwijangge yang diduga menjadi pemicu bentrok. Pelaku dilaporkan hendak mengeluarkan jenazah dari dalam api kremasi.

"Yang bersangkutan minta agar jenazah tidak dimasukkan ke dalam api, tetapi karena tidak didengar, dia langsung mengambil kampak dan mengancam warga," kata AKBP Dominggus di Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (14/10/2020).

Korban yang hadir saat kremasi itu awalnya hanya hendak melerai. Namun terkena lemparan batu sehingga dilarikan ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain korban yang yang dilarikan ke RSUD, dua orang lainnya yang juga mengalami luka-luka namun dirawat di rumah. Polisi pun sudah mengamankan lokasi dan merazia senjata tajam di tempat kremasi rumah sakit.

"Kami akan minta keterangan lagi dari masyarakat, dan mereka juga menginginkan agar kasus ini diselesaikan di kantor polisi agar tidak meluas lagi," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal