BPS: 87,12% Desa di Papua Masih Kategori Tertinggal

Antara ยท Selasa, 11 Desember 2018 - 01:32:00 WIT
BPS: 87,12% Desa di Papua Masih Kategori Tertinggal
Ilustrasi anak-anak Papua. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.idPapua masih menjadi daerah yang tertinggal di Indonesia. Baru-baru ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data 4.753 desa atau 87,12 persen dari total desa yang ada di daerah tersebut masuk dalam kategori tertinggal.

Kepala BPS Papua Bagas Susilo menjelaskan, data tersebut didapat setelah BPS melakukan Pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 dan diketahui terdapat 5.552 wilayah setingkat desa, 576 kecamatan, 29 kabupaten/kota.

"Podes 2018 dilaksanakan pada Mei 2018 secara sensus terhadap seluruh desa/kelurahan/Unit Permukiman Transmigrasi (UPT)/Satuan Permukiman Transmigrasi (SPT), kecamatan, kabupaten/kota," ujarnya di Jayapura, Senin (10/12/2018).

Dia menyebut Provinsi Papua memiliki tiga topografi wilayah yang terekam dalam pendataan Podes, yakni 2.638 (47,51 persen) desa berada di lereng/puncak, 644 (11,60persen) desa di lembah, dan 2.270 (40,89 persen) di wilayah dataran.

Terkait Indeks Pembangunan Desa (IPD), sebagian besar desa di Provinsi Papua termasuk dalam kategori tertinggal dan baru sebagian kecil yang termasuk dalam kategori desa mandiri (10 desa).

"Meskipun demikian, jumlah yang termasuk dalam kategori desa mandiri ini sudah lebih banyak, yaitu bertambah lima desa dari 2014," ucapnya.

Bagas mengatakan, secara umum di Provinsi Papua hampir semua dimensi penyusun IPD mengalami kenaikan, meski peningkatannya berbeda-beda. Kecuali dimensi pelayanan dasar yang mengalami penurunan.

Dimensi penyusun IPD yang paling tinggi kenaikannya yakni penyelenggaraan pemerintah desa, dengan kenaikan sebesar 11,87 poin. Sementara dimensi yang paling rendah kenaikannya yaitu pelayanan dasar, yang mengalami penurunan sebesar 0,85 poin.

Editor : Donald Karouw