Bukan Hanya Rumah Sakit, Tempat Karantina Pasien Covid-19 di Sorong Hampir Penuh

Chanry Andrew Suripatty ยท Selasa, 15 September 2020 - 14:45 WIT
Bukan Hanya Rumah Sakit, Tempat Karantina Pasien Covid-19 di Sorong Hampir Penuh
Ruang IGD RSUD Sele be Solu Kota Sorong saat disterilkan. (Foto: Antara)

SORONG, iNews.id - Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Sorong, Papua Barat, yang menjalani perawatan medis terus bertambah tak sebanding dengan angka kesembuhan. Kondisi ini membuat ruangan rumah sakit dan tempat karantina nyaris penuh.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sorong, Ruddy R Laku mengatakan, kenaikan kasus pada Senin (14/9/2020) merupakan yang tertinggi dari sebelumnya. Tercatat ada 51 orang yang terkonfirmasi positif.

"Sementara yang sembuh hanya 11 orang. Kenaikan kasusnya tak sebanding dengan pasien sembuh. Ini membuat prasarana dan fasilitas kesehatan hampir penuh," kata Rudy di Kota Sorong, Papua Barat, Senin kemarin.

Menurut dia, RSUD Sele be Solu Sorong sudah dipastikan tak lagi mampu menerima tambahan pasien. Sementara rumah sakit rujukan lainnya hampir penuh.

"Tempat karantina Diklat Kampung Salak kapasitas sudah mencapai 70-75 pasien dan sudah terisi 64 pasien," ujar dia.

Menurut dia, Kota Sorong masuk dalam zona merah penularan virus corona. Masyarakat diharap dapat menerapkan protokol kesehatan ketat karena penularan Covid-19 sudah melalui transmisi lokal.

"Jika ini kita biarkan dan terus berlanjut, kami khawatir kapasitas penanganannya, baik di rumah sakit maupun tempat karantina tak lagi mampu menampung pasien," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal