Bukan Internet, Anak-Anak di Sentani Terkendala Belajar Online karena Ponsel

Andi Mohammad Ikhbal ยท Kamis, 17 September 2020 - 17:25:00 WIT
Bukan Internet, Anak-Anak di Sentani Terkendala Belajar Online karena Ponsel
Webinar iNews bertema Kebijakan Pendidikan Papua di Tengah Pandemi Covid-19. (Foto: iNews).

SENTANI, iNews.id - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengklaim jaringan internet di wilayah Sentani sudah memadai. Namun anak-anak sulit belajar online karena tak punya ponsel andoroid.

Menurut dia, dari 19 distrik di daerahnya, 17 di antaranya sudah diizinkan belajar tatap muka. Namun dua daerah lainnya, termasuk Kota Sentani, masih memberlakukan belajar online.

"Kalau jaringan internet, di kota itu (Sentani) sudah semua. Tapi masalahnya mereka tidak punya ponsel," ujar dia dalam Webinar iNews bertema Kebijakan Pendidikan Papua di Tengah Pandemi Covid-19, Kamis (17/9/2020).

Solusinya, kata dia, guru-guru yang langsung mendatangi para siswa tersebut di rumah masing-masing atau ke satu tempat yang menjadi titik kumpul. Jadi tak sampai menjadi kendala belajar mengajar.

Sementara untuk 17 distrik yang diizinkan menggelar sekolah di dalam kelas, sudah mulai sejak 18 Agustus. Syaratnya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, seperti penggunaan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan.

"Untuk 17 wilayah ini masih zona hijau. Yang kami awasi ini para gurunya, apalagi mereka yang tinggal di dekat-dekat daerah kota," ujar dia.

Menurut dia, salah satu keuntungan sekolah di Kabupaten Jayapura yakni minimnya jumlah siswa, sehingga pihak sekolah dapat mengatur jarak antarmurid di dalam kelas.

Sementara Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Apolo Safonpo mengatakan, kebijakan pemerintah dalam belajar mengajar jarak jauh di masa pandemi Covid-19 ini, sudah tepat.

"Namun jangan sampai terpaku pada satu metode saja. Kalau ada kendala tertentu, pemerintah daerah harus bisa mengambil kebijakan lain," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal