Anggaran Habis, Rapid Test di Bandara Sentani Bayar Rp250.000

Antara ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:40:00 WIT
Anggaran Habis, Rapid Test di Bandara Sentani Bayar Rp250.000
Penumpang pesawat udara di Bandara Sentani Jayapura mengikuti prosedur pemeriksaan kelengkapan di antaranya surat pemeriksaan bebas Covid-19, KTP, dan surat jalan sebelum memastikan mendapatkan tiket pesawat. (Foto: Antara)

WAMENA, iNews.id - Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mewajibkan calon penumpang pesawat tujuan Wamena dari Bandara Sentani, mengikuti rapid test. Mereka dibebankan biaya tambahan Rp250.000, karena pemeriksaan tidak lagi digratiskan.

"Tes cepat berbayar karena anggaran yang sebelumnya disumbangkan beberapa bupati di Pegunungan Tengah Papua sudah habis," kata Bupati Jhon di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Selasa (11/8/2020).

Tarif untuk rapid test, kata dia, Rp250.000. Rinciannya, Rp150.000 untuk membeli alat pemeriksaan dan Rp100.000 untuk pembeliaan jarum dan sarung tangan petugas.

"Pembayaran tes cepat bagi penumpang yang ingin ke Wamena itu akan kembali digunakan membeli peralatan rapid tes. Kita tidak ambil keuntungan dari situ," katanya.

Pemerintah daerah memastikan tes cepat akan dilakukan sehari sebelum calon penumpang berangkat dari Bandara Sentani ke Wamena. Jika saat tes cepat calon penumpang reaktif, keberangkatannya dibatalkan.

"Kami akan koordinasikan dengan pihak penerbangan supaya memberikan toleransi kepada calon penumpang yang reaktif. Misal dengan menjual lagi tiket tersebut ke penumpang lain, dan uang milik calon penumpang ini dikembalikan lagi," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal