Bupati Minta Warga Bantu TNI-Polri Ungkap Kasus Penembakan di Distrik Ilaga

Antara ยท Senin, 23 November 2020 - 15:25:00 WIT
Bupati Minta Warga Bantu TNI-Polri Ungkap Kasus Penembakan di Distrik Ilaga
Sebanyak 10 anggota KKB Papua menyatakan sumpah setia setelah kembali ke pangkuan NKRI. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Bupati Puncak, Willem Wandik, meminta masyarakat membantu TNI-Polri mengungkap pelaku penembakan pelajar di Ilaga. Teror ini harus diusut, karena warga di daerah tersebut mulai takut beraktivitas normal.

"Masyarakat harus membantu aparat keamanan, sehingga kasusnya terang," kata Wandik saat dikonfirmasi di Kota Jayapura, Papua, Minggu (22/11/2020).

Selain itu, dia berharap, korban selamat dalam insiden penembakan tersebut, Manus Murib dapat memberikan keterangan yang detail. Kesaksiannya dapat membantu polisi mengusut kasus itu.

Peristiwa penembakan di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, telah menbuat warga takut. Mereka tak leluasa beraktivitas karena khawatir menjadi korban aksi teror orang tak dikenal ini.

Bupati Puncak mengaku prihatin dan sedih atas insiden penembakan yang dialami kedua pelajar itu. Dia berharap aparat TNI-Polri dapat mengungkap kasusnya.

Kapen Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi Suriastawa mengatakan, hasil analisa sementara pelakunya memang kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Aksi brutal KKB ini bermotif intimidasi kepada masyarakat karena tidak mendapat dukungan dari masyarakat setempat," kata Kolonel Suriastawa.

Menurut dia, aksi KKB terhadap warga asli Papua tersebut merupakan upaya untuk memutarbalikkan fakta dengan menuduh aparat keamanan sebagai pelakunya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal