get app
inews
Aa Text
Read Next : Konflik Warga Kwamki Narama di Mimika Papua Tengah, Sudah 11 Orang Tewas

Didemo Massa, Puluhan Anggota MRP Tertahan di Bandara Wamena Seharian

Senin, 16 November 2020 - 10:30:00 WIT
Didemo Massa, Puluhan Anggota MRP Tertahan di Bandara Wamena Seharian
Bandara Wamena di Jayawijaya. (Foto: Antara).

WAMENA, iNews.id - Sebanyak 40-an anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) tertahan di Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Mereka tidak bisa keluar ruangan karena kedatangannya didemo massa.

Kedatangan MRP saat itu untuk menggelar rapat dengar pendapat dengan masyarakat di Wilayah Adat Lapago. Namun beberapa orang menolak kehadiran mereka dan menahannya agar tidak melakukan kegiatan di daerah tersebut.

Anggota MRP, Engelbertus Kasipmabin mengatakan, dia bersama puluhan orang lainnya tidak bisa keluar dari Bandara Wamena sejak pagi hingga sore hari.

"Kasit Intel dua kali datang ketemu saya. Saya bilang mau bicara dengan demonstran. Tapi tidak difasilitasi," kata Engelbertus di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu (15/11/2020).

Dia menilai, situasi itu sudah direncanakan sedemikian rupa oleh beberapa oknum yang memang tidak menghendaki mereka datang ke wilayah Lapago.

"Saya menilai ini sudah dengan sengaja strukturnya diatur sedemikian rupa sehingga kami tidak boleh melakukan kegiatan di sini," katanya.

MRP menilai sekelompok masyarakat yang mendatangi Bandara Wamena dan menolak kedatangan mereka tidak mengerti apa-apa. Mereka hanya orang suruhan oknum tertentu.

MRP akhirnya memutuskan untuk kembali ke Kota Jayapura untuk mencegah terjadinya kerusuhan yang lebih parah. Sebab kelompok yang berpihak kepada MRP telah bersiap-siap untuk datang lokasi bandara.

"Kami punya masyarakat siap datang, tetapi kami bilang jangan karena kalau masyarakat kita yang datang, mereka berkelahi," ujar dia.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut