Duh, Polisi dan Pengendara Motor di Jayapura Adu Mulut Gegara Pembatasan Aktivitas

Edy Siswanto ยท Kamis, 21 Mei 2020 - 09:55 WIB
Duh, Polisi dan Pengendara Motor di Jayapura Adu Mulut Gegara Pembatasan Aktivitas
Adu mulut polisi dan pengendara motor di Jayapura. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

JAYAPURA, iNews.id - Pengendara motor dan polisi terlibat adu mulut gara-gara kebijakan pembatasan aktivitas di wilayah Kota Jayapura, Papua. Warga diimbau untuk tidak keluar rumah di atas pukul 14.00 WIT hingga 4 Juni mendatang.

Pantauan iNews, akibat adanya kebijakan tersebut, terjadi kemacetan panjang di sejumlah titik Kota Jayapura dan Sentani. Ketika itulah banyak warga tidak terima akses jalan mereka ditutup lantaran adanya pembatasan tersebut.

Seorang petugas kepolisian dari jajaran Satlantas Polres Jayapura tampak terlibat adu mulut dengan warga. Mereka meminta polisi membuka jalan di pertigaan Kampung Buton, Kotaraja. Namun ditolak oleh polisi tersebut.

"Ini sudah menjadi peraturan pemerintah, sudah ada pembatasan aktivitas sekarang," kata anggota polisi tersebut kepada warga direkam video amatir, Rabu (20/5/2020).

Sementara itu Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, meminta kerja sama warga dalam menerapkan peraturan ini. Sebab sudah terjadi transmisi lokal virus corona di sejumlah daerah Papua.

"Jadi virus ini bukan dibawa oleh orang lain. Tapi oleh orang di sekitar kita. Mohon kerja sama dan dukungan masyarakat untuk mengikuti aturan ini," ujar Kapolda Paulus.

Menurut dia, polisi akan menerapkan sanksi tegas kepada warga yang masih beraktivitas di atas pukul 14.00 WIT. Pengendara akan diminta putar balik karena akses jalan mereka ditutup total.

"Tidak usah keluar rumah, kecuali ada kepentingan sangat mendesak. Jika tidak, kami akan tindak tegas," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal