Hingga Februari, KKB Papua 2 Kali Aniaya Warga di Kabupaten Puncak

Antara ยท Jumat, 19 Februari 2021 - 22:51:00 WIT
Hingga Februari, KKB Papua 2 Kali Aniaya Warga di Kabupaten Puncak
Ibu penjaga warung jadi korban penganiayaan KKB di Puncak Papua. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Hingga pertenghan Februari 2021, tercatat dua warga sipil menjadi korban penganiayaan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak

Aksi penganiayaan pertama terjadi pada 9 Februari 2021 lalu, yakni seorang tukang ojek dianiaya hingga meninggal dunia.

Lalu, Selasa (16/2/2021) seorang ibu rumah tangga mengalami luka-luka, setelah dianiaya KKB yang berpura-pura hendak membeli di kiosnya yang menjual barang kelontongan.

Kapolres Puncak, Papua AKBP Dicky Saragi mengatakan, terror KKB di Kabupaten Puncak diduga dari Kodap III pimpinan Egianus Kogoya yang wilayah operasinya berawal di Kabupaten Nduga. 

“Namun kini diduga sudah bergabung dengan kelompok KKB lainnya di sekitar Kabupaten Puncak,” katanya, Jumat (19/2/2021).

Teror KKB dari Kodap III itu berlanjut pada Jumat (19/2/2021). Mereka menembaki Paskha TNI di sekitar runway Bandara Ilaga.

Dalam baku tembak itu, satu anggota KKB tewas yakni bernama Tera Wamang, dan diduga baru tiba dari Beoga, Intan Jaya. 

“Jenazah anggota KKB itu, saat ini masih berada di Puskesmas Ilaga,” kata Kapolres Puncak, Papua AKBP Dicky Saragi. 

Dia menegaskan, tidak ada anggota TNI-Polri yang terluka dalam baku tembak yang berlangsung sekitar 2,5 jam. Baku tembak diawali penembakan KKB ke anggota TNI-AU yang berjaga di bandara.

“Kontak tembak mulai terjadi sekitar pukul 09.20 WIT,” kata Saragih. 

Dia menuturkan, anggota Polres Puncak dibantu TNI langsung memperkuat personel yang berjaga di bandara.

Editor : Kastolani Marzuki