Identitas 11 DPO Penyerangan Pekerja Proyek Jalan Trans Papua Barat Dirilis, Ini Daftarnya

Chanry Andrew Suripatty ยท Jumat, 07 Oktober 2022 - 08:54:00 WIT
Identitas 11 DPO Penyerangan Pekerja Proyek Jalan Trans Papua Barat Dirilis, Ini Daftarnya
Identitas 12 DPO Penyerangan Pekerja Proyek Jalan Trans Papua Barat (Foto: Dok Polda Papua Barat)

MANOWARI, iNews.id - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat merilis 11 nama daftar pencarian orang (DPO) yang merupakan pelaku penyerangan terhadap para pekerja proyek jalan Trans Papua Barat, Jumat (7/10/2022). Satu pelaku anak di bawah umur identitasnya belum diketahui.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua Barat  AKBP Novia Jaya mengatakan, ada 12 orang yang telah ditetapkan sebagai DPO tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan bukti sejumlah gambar foto dan video yang beredar pasca kejadian.

"Iya betul telah dirilis DPO ada 12 orang, sesuai dengan hasil penyelidikan kami dari bukti sejumlah foto dan video yang beredar pasca kejadian beberapa waktu lalu," ujar AKBP Novia Jaya yang dikonfirmasi iNews melalui sambungan telepon seluler, Jumat (7/10/2022) pagi.

Ke12 DPO tersebut menurut KBP Novia merupakan jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Maybrat yang pernah menyerang Posramil TNI di Kampung Kisor pada bulan September tahun 2021 lalu.

"Dari 12  terduga pelaku, kita identifikasi ada 3 orang yang terlibat dalam kasus pembantaian (empat prajurit TNI AD) di Pos Ramil Kisor Maybrat tahun lalu," katanya.

Lebih lanjut KBP Novia Jaya mengungkapkan salah satu dari 12 DPO berinisial MM diduga kuat sebagai otak pelaku di balik aksi penyerangan 14 pekerja proyek jalan tersebut. 

"Ada salah satu DPO Maybrat berinisial MM. Sementara terduga pelaku lainnya merupakan kelompok baru di wilayah Moskona Kabupaten Teluk Bintuni. MM diduga kuat menjadi otak di balik aksi penyerangan 14 pekerja proyek jalan," kata KBP Novia Jaya. 

Lanjut KBP Novia Jaya dari 12 DPO tersebut ada dua orang yang diidentifikasi masih berusia di bawah umur. Terkait anak dibawah umur, menurut Novia Jaya akan di proses sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Nanti kita proses sesuai dengan aturannya terhadap pelaku anak. Setelah ditetapkan sebagai DPO kami masih terus melakukan pendalaman terkait kasus yang terjadi di Teluk Bintuni," katanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsPapua di Google News

Bagikan Artikel: