Jenazah Tenaga Medis Korban KKB Tiba di Rumah Duka Sorong, Tangis Keluarga Pecah
Kerabat korban, Marlius Randan, mengenang almarhum sebagai pribadi baik dan penuh perhatian.
“Almarhum itu orang baik. Walaupun kami jarang bertemu karena kesibukan, tapi dia selalu menunjukkan perhatian kepada keluarga,” ujarnya.
Warga sekitar juga mengenang korban sebagai sosok ramah dan mudah bergaul. Kehilangannya menjadi pukulan berat bagi lingkungan tempat tinggalnya.
Keluarga mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk meningkatkan perlindungan terhadap warga sipil di Tambrauw. Mereka menilai insiden kekerasan sudah berulang dalam waktu dekat.
Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Yeremia Lobo rencananya akan dimakamkan di Kota Sorong. Keluarga berharap almarhum mendapat tempat terbaik, sementara mereka yang ditinggalkan diberi kekuatan.
Peristiwa tewasnya tenaga medis Yeremia Lobo ini kembali menyoroti kondisi keamanan di Kabupaten Tambrauw. Tragedi tersebut menjadi pengingat pentingnya perlindungan bagi tenaga medis dan warga sipil di wilayah rawan konflik.
Editor: Donald Karouw