Kronologi Gugurnya Prada Sandhi, Tertembak di Kepala saat Foto-Foto dengan Senjata SPR 3

Omega Batkorumbawa ยท Jumat, 05 Agustus 2022 - 20:33:00 WIT
Kronologi Gugurnya Prada Sandhi, Tertembak di Kepala saat Foto-Foto dengan Senjata SPR 3
Prada Sandhi Wiratama Saputra, anggota TNI di Pos Balingga, Lanny Jaya, Papua yang gugur tertembak senapan SPR 3.(Foto : Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Prada Sandhi Wiratama Saputra, prajurit TNI yang bertugas di Pos Balingga Satgas Yonif Mekanis 203/AK gugur tertembak di Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Kamis (4/8/2022). Dia tertembak di kepala belakang usai foto-foto bersama rekan-rekannya dengan senjata SPR 3.

Kronologi kejadian yang dirangkum iNews, peristiwa bermula saat 12 anggota Pos Balingga dipimpin Serka Endro berada di titik kuat dengan jarak kurang lebih 300 meter dari pos. Mereka sedang patroli pengambilan air ke arah bawah dengan jarak 400 meter dari titik kuat.

Kemudian 8 orang dipimpin Pratu Eky mengambil air di bawah. Lalu salah satu personel yakni Serda Supriadi mengambil senjata SPR 3 dengan tujuan untuk digunakan sebagai senjata pemantau dalam rangka melindungi anggota yang sedang melaksanakan patroli pengambilan air.

Seusai patroli, kemudian senjata SPR 3 tersebut dikosongkan Pratu Andika sambil diajarkan cara mengosongkan senjata oleh Serka Endro kepada Serda Supriadi dan Pratu Andika. Kemudian Senjata SPR 3 tersebut akan dimasukkan kembali ke dalam pos oleh Pratu Satria, namun salah satu anggota yakni Pratu Leroy meminjamnya dari Pratu Satria.

Dia lalu mengajak Serda Supriadi untuk berfoto sambil memegang senjata SPR 3 tersebut. Tak berapa lama, Prada Sandhi (almarhum) datang dan meminta ke Pratu Leroy untuk difoto juga menggunakan senjata SPR 3.

Kemudian senjata diberikan kepada Prada Sandhi dan difoto Pratu Leroy. Setelah itu, Pratu Leroy mengambil senjata SPR 3 dari Prada Sandhi dan meminta untuk difoto kembali.

Seusai difoto dari arah depan, Pratu Leroy meminta Prada Sandhi agar mengambil foto dari arah belakang. Prada Sandhi lalu berjalan menuju ke arah belakang Pratu Leroy. Saat itu, posisi senjata SPR 3 dipanggul Pratu Leroy dengan laras menghadap ke belakang.

Namun tiba-tiba terjadi letusan dan mengenai bagian kepala belakang Prada Sandhi. Mendengar bunyi letusan senjata, semua anggota yang berada di titik kuat langsung masuk kedudukan ke box steling.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: