Kronologi Lengkap Aksi Keji KKB Papua Tembak Mati Pelajar SMA di Ilaga

Andi Mohammad Ikhbal ยท Jumat, 16 April 2021 - 16:38:00 WIT
Kronologi Lengkap Aksi Keji KKB Papua Tembak Mati Pelajar SMA di Ilaga
Aparat TNI-Polri saat mengevakuas jenazah pelajar SMA yang dibunuh KKB di Ilaga, Puncak, Papua. (Foto: Istimewa)

ILAGA, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membunuh secara keji pelajar SMA di Kampung Tagaloa, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Mereka beraksi di Ilaga saat pasukan TNI-Polri terkonsentrasi di Distrik Beoga, berjarak sekitar dua gunung.

Pasukan gabungan ini berada di Beoga untuk memburu pelaku pembunuhan dua guru dan pembakaran tiga sekolah. Petugas juga telah mengevakuasi pelajar yang tewas dibunuh KKB.

Informasi diterima iNews, identitas korban bernama Ali Mom, siswa kelas 1 SMAN 1 Ilaga. Kronologi kejadian bermula ketika korban ditelepon orang tak dikenal (OTK) pada Kamis (15/4/2021) pukul 07.00 WIT. Dia diminta untuk membelikan rokok dan pinang serta membawa barang belanjaan tersebut agar diantarkan ke Kampung Uloni, Distrik Ilaga.

Ali Mom memenuhi permintaan tersebut dan mengantarkan barang yang dimaksud ke lokasi yang telah disebutkan. Dia pergi ke TKP dengan menggunakan motor Yamaha Jupiter MX.

Setiba di pinggir jalan Kampung Uloni, korban langsung ditembak dengan menggunakan senjata api sebanyak 2 (dua) kali di bagian kepala. Tak hanya itu, kepala korban juga dibacok hingga tewas seketika di TKP. Sementara motor yang dia gunakan dibakar para pelaku.

Kemudian pada kesokan harinya, Jumat (16/4/2021) pukul 06.30 WIT, warga bersama keluarga besar korban yang sebelumnya telah mendapat informasi tentang kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka mengevakuasi korban ke rumah duka di jalan Pinggir Kampung Lambet, Distrik Ilaga.

Aparat TNI-Polri selanjutnya mendatangi rumah korban untuk mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Ilaga agar mendapatkan pemeriksaan secara medis. Seusai diperiksa, jenazah korban diserahkan kembali kepada keluarga ke rumah duka. 

Hasil penyidikan diketahui jika korban kerap dihubungi Lerrymayu Telenggen. Dia juga yang menelepon korban untuk meminta agar dibelikan rokok dan pinang.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: