Kronologi Penangkapan Pembeli Senjata untuk KKB, Diciduk Tak Jauh dari Gereja di Nabire

Kastolani ยท Senin, 19 April 2021 - 21:57:00 WIT
Kronologi Penangkapan Pembeli Senjata untuk KKB, Diciduk Tak Jauh dari Gereja di Nabire
Paniel Kogoya (kanan) yang diduga pembeli atau pencari senjata KKB Intan Jaya. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Nemangkawi menangkap pembeli atau pencari senjata untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Paniel Kogoya, yang ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO), sejak Januari 2021. Laki-laki yang berprofesi pendeta itu diamankan setelah keluar dari area Gereja Advent Kali Bobo, Kabupaten Nabire, Senin (19/4/2021). 

"Satgas Gakkum Nemangkawi telah menangkap Paniel Kogoya yang diduga pembeli atau pencari senjata KKB Intan Jaya," kata Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/4/2021).

Kronologi penangkapan Paniel Kogoya berawal dari pemantauan tim IT maupun hasil pengamatan di lapangan. Tim mengetahui pria yang pernah menjadi kontraktor proyek pengadaan solarsel penerangan seribu rumah di Intan Jaya itu berada di kediamannya di Kali Bobo. 

Pukul 07.00 WIT, tim bersiap-siap di pertigaan Jalan Poros Kali Bobo untuk memantau. Pukul 09.30 WIT, Paniel melintas menggunakan sepeda motor CBR warna merah dengan nomor pelat yang tidak jelas, membonceng seorang anak laki-laki. 

Tim kemudian membuntutinya menuju kios untuk membeli sesuatu. Sementara Paniel kembali menuju ke rumahnya. Pukul 11.30 WIT, dia terpantau melintas dan dibonceng oleh seorang temannya. Tim lalu mengikuti menuju Toko Sembako di dekat Pasar Kali Bobo. Tim kemudian mengamankan target Paniel Kogoya, setelah keluar dari lingkungan gereja. 

Pukul 12.00 WIT, tim membawa Paniel Kogoya menuju Polres Nabire untuk diperiksa lebih lanjut. Adapun barang bukti yang diamankan, telepon seluler (ponsel) dan dompet milik Paniel Kogoya. Saat ini, Paniel Kogoya dibawa ke Polres Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsPapua di Google News

Bagikan Artikel: