Listyo Sigit Prabowo, Mantan Ajudan Presiden Jokowi Jadi Calon Tunggal Kapolri

Tim iNews.id · Rabu, 13 Januari 2021 - 14:20:00 WIT
Listyo Sigit Prabowo, Mantan Ajudan Presiden Jokowi Jadi Calon Tunggal Kapolri
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo diajukan Jokowi menjadi calon kapolri. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Mantan ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo diajukan Jokowi menjadi calon kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis. Listyo saat ini menjabat Kabareskrim Polri.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengantarkan langsung surat Presiden Jowi kepada pimpinan DPR mengenai nama calon Kapolri, Rabu (13/1/2021). 

"Surpres telah kami terima. Presiden menyampaikan calon Kapolri dengan nama tunggal dengan nama Listyo Sigit Prabowo yang saat ini menjabat Kabareskrim Polri," ujar Puan saat membacakan surat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/1/2021).

Selain pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam rekam jejaknya Sigit termasuk salah satu dari lima jenderal bintang tiga yang diusulkan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada Jokowi. Ketua Kompolnas yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut langsung para calon tersebut.

Mahfud pada Jumat (8/1/2020) mengatakan, lima nama komjen pol yang diajukan kepada Presiden oleh Kompolnas untuk dipilih sebagai calon Kapolri yakni, Gatot Edy Pramono, Boy Rafly Amar, Listyo Sigit Prabowo, Arief Sulistyanto dan Agus Andrianto. "Kelima orang itu dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas, jam terbang,” kata Mahfud.

Sigit merupakan jenderal dari angkatan paling muda di antara lima nama komjen tersebut. Polisi kelahiran Ambon, Maluku, 5 Mei 1969 ini merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.

Lulus dari Akpol Semarang, kariernya di Korps Bhayangkara terhitung sangat cemerlang. Beberapa jabatan mulai yang bersifat teritorial (kewilayahan) hingga administratif di berbagai wilayah pernah diembannya. 

Sigit antara lain pernah menjabat Kabag Dalpers Ropers Polda Metro Jaya. Dia lantas dipromosikan sebagai Kapolres Pati, Jawa Tengah pada 2009. 

Dari Pati dia dimutasi sebagai Kapolres Sukoharjo pada 2010, kemudian dipromosikan sebagai Wakapoltabes Semarang. 

Setahun kemudian dia diangkat menjadi Kapolresta Surakarta pada 2011. Saat memangku jabatan ini dia menjadi dekat dengan Jokowi yang saat itu menjabat wali kota. Jabatan kapolresta Surakarta menjadikan dia sebagai bagian Forkopimda Solo.

Setelah itu berbagai jabatan lain pernah dipegangnya, mulai Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri pada 2012 dan Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 2013. Pada 2021, dia dipercaya menjadi ajudan Presiden Jokowi

Dari ring satu Istana, kariernya makin melesat. Sigit dipromosikan sebagai Kapolda Banten pada 2016 dan menjadi Kadiv Propam Polri 2018. Sigit pun promosi bintang tiga saat dipercaya sebagai Kabareskrim Polri pada 2019.

Dalam kurun waktu setahun di Bareskrim, berbagai pengungkapan kasus kakap dilakukannya. Salah satu yang sangat menonjol yakni penangkapan buron kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra.

Editor : Maria Christina