get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragis! Korban Hilang Kerusuhan Yalimo Ditemukan Tewas, Tubuh Penuh Luka Panah

Pascakerusuhan Wamena, Dinkes Papua Masih Data Jumlah Pasien Korban yang Dirawat

Sabtu, 28 September 2019 - 10:49:00 WIT
Pascakerusuhan Wamena, Dinkes Papua Masih Data Jumlah Pasien Korban yang Dirawat
Tim medis dari Dinas Kesehatan Papua di pos pengungsian bersiap melayani warga yang menjadi korban kerusuhan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawiya, Provinsi Papua. (Foto: iNews/Edy Siswanto)

JAYAPURA, iNews.id – Para korban kerusuhan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, masih mendapat perawatan. Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua hingga kini belum bisa memastikan jumlahnya karena masih mendata jumlah seluruh pasien korban demonstrasi anarkistis pada Senin (23/9/2019).

“Kami belum bisa memastikan jumlah pasien dari Wamena ke Jayapura yang menjalani pelayanan kesehatan,” kata Kepala Seksi Rujukan Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Papua Darwin Rumbiak di Jayapura, Jumat (27/9/2019).

Menurut Darwin, pasien yang turun dengan pesawat Hercules dari Wamena ke Jayapura bukan hanya pasien, tetapi juga ditemani keluarganya. Karena itu, jumlahnya belum bisa dihitung.

“Hingga kini pendataan pasien korban demo yang berujung rusuh di Wamena masih didata. Secepatnya kami upayakan bisa dipublikasikan,” ujar Darwin yang diberi tanggung jawab untuk mengurus pasien korban demo rusuh Wamena dan Kota Jayapura.

Dinkes Provinsi Papua telah mengirimkan 24 orang tenaga medis untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada korban kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Tim mendatangi warga di lokasi pengungsian dan mengecek kondisi mereka.

“Ada 24 orang yang diterjunkan dari Dinkes Provinsi Papua. Tiga orang di antaranya merupakan dokter, dan 21 petugas perawat. Ada dokter umum, dokter bedah dan dokter ortopedi,” kata penanggung jawab tim, Aminto di pos pengungsian di Wamena.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jayawijaya Felly Sahureka menyebutkan, total pasien luka kerusuhan di Wamena sejak hari kejadian Senin (23/9/2019) hingga Kamis kemarin sebanyak 71 pasien. Sebagian di antaranya sudah pulang.

“Dari 71 pasien itu, 20 orang di antaranya yang dirujuk ke luar Wamena,” katanya.

Aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Wamena, Senin (23/9/2019) lalu mengakibatkan setidaknya 30 orang meninggal dunia dan ratusan bangunan milik pemerintah maupun swasta rusak dan dibakar oleh pendemo.

Sementara di Kota Jayapura, empat orang meninggal dunia. Tiga orang di antaranya warga sipil dan seorang anggota TNI AD atas nama Praka Zulkifli anggota 751 Raider. Korban meninggal dalam unjuk rasa anarkis yang berujung rusuh di Perumnas I Expo, Waena, Abepura, Senin (23/9/2019).

Demonstrasi anarkistis terjadi di kawasan Expo Waena setelah massa dipulangkan dari halaman Universitas Cenderawasih Jayapura dengan menggunakan 15 truk.

Editor: Maria Christina

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut