Pejabat Universitas Papua Dipukuli, Polisi Periksa 15 Saksi Demo Anarkistis

Antara ยท Jumat, 30 Juli 2021 - 15:50:00 WIT
Pejabat Universitas Papua Dipukuli, Polisi Periksa 15 Saksi Demo Anarkistis
Polisi melakukan olah TKP di kampus Unipa Manokwari. (Foto: Antara).

MANOKWARI, iNews.id - Polisi memeriksa 15 orang saksi terkait kasus perusakan fasilitas dan pemukulan seorang pejabat administrasi Universitas Papua di Kabupaten Manokwari. Saksi-saksi ini merupakan para pejabat, dosen dan staf kampus.

Panit II Reskrim Polres Manokwari, Aipda Persli Nahuway mengatakan, pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas perkara. Sementara tim masih membutuhkan keterangan dari kalangan mahasiswa sebelum menetapkan status tersangka.

"Kami akan segera melakukan gelar perkara penetapan tersangka dalam kasus demo anarkis di kampus Unipa setelah pemeriksaan dua saksi tambahan dari perwakilan mahasiswa," kata Aipda Persil Nahuway di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, Rektor Universitas Papua (Unipa) Meky Sagrim bersama Senat Universitas memutuskan mendukung penegakan hukum kepolisian terhadap oknum mahasiswa dan pihak yang turut serta dalam aksi unjuk rasa anarkistis tersebut.

Dia juga mengatakan, Universitas Papua merupakan aset negara yang berfungsi mencetak generasi andal untuk masa depan Papua dan Indonesia. Karena itu dia menyangkan adanya aksi tersebut.

"Ini kampus negeri, aset negara yang patut dilindungi karena kontribusi kampus ini untuk mencetak kaum intelektual untuk mengabdi kepada masyarakat, tanah Papua, dan Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya aksi demonstrasi rusuh di Universitas Papua menyebabkan kepala biro akademik dipukul sekelompok oknum mahasiswa. Selain itu massa juga merusak fasilitas kampus.

Unjuk rasa ini bertujuan untuk mendesak kampus menerima puluhan calon mahasiswa yang tak lulus seleksi lokal gelombang pertama. Padahal mereka tidak terdaftar, sehingga tak bisa dianggap ikut dalam tes penerimaan mahasiswa baru.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal