Pembunuh Ibu Muda di Sorong Ditangkap, Ternyata Mantan Suami Korban
SORONG, iNews.id - Tim Reserse Kriminal Polres Sorong, Papua Barat Daya menangkap pembunuh seorang ibu muda pada Selasa (20/1/2026). Penangkapan dilakukan pukul 03.37 WIT di Kampung Sisir, Distrik Saifi, Kabupaten Sorong Selatan.
Operasi senyap ini dipimpin Kasat Reskrim Iptu Erickson Sitorus bersama tim gabungan. Pelaku berinisial MS ditangkap tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya.
Kapolres Sorong AKBP Edwin Parsaroan menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil penyelidikan berlapis dan koordinasi lintas wilayah.
“Pada hari Selasa 20 Januari sekitar pukul 03.37 WIT, atas perintah Kapolres Sorong, gabungan personel Satreskrim Polres Sorong dan Satreskrim Polres Maybrat yang dipimpin Iptu Erickson Sitorus telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku penikaman yang mengakibatkan seorang ibu muda meninggal dunia,” ujar AKBP Edwin dalam keterangan pers dikutip dari iNews Sorong Raya, Selasa (20/1/2026).
Sebelumnya, pelaku sempat melarikan diri ke Kampung Ayata, Distrik Aifat Timur Tengah. Upaya penyisiran tidak membuahkan hasil hingga intelijen mengarahkan tim ke Kampung Sisir. Saat operasi dini hari, MS ditemukan tengah tertidur dan langsung dibawa ke Mapolres Sorong untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini meninggalkan duka mendalam. Korban CES diserang di ruang ibadah Gereja Katolik Santo Bernadus pada Minggu (18/1/2026) pagi. Dia sempat meminta pertolongan sambil menggendong anaknya sebelum akhirnya tewas akibat luka tikaman. Korban diketahui merupakan mantan istri dari pelaku.
Kepolisian menegaskan, motif dan rangkaian peristiwa masih dalam pendalaman. Aparat mengedepankan asas praduga tak bersalah serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak berwenang.
Penangkapan ini menjadi bukti komitmen aparat dalam merespons cepat tindak kejahatan serius, menjaga rasa aman publik, dan memastikan proses hukum berjalan objektif serta transparan.
Sebelumnya, kasus penikaman ibu muda di Sorong menggemparkan warga Papua Barat Daya. Seorang ibu rumah tangga bernama Cristina Ewit Syufi (22) tewas ditikam tepat di depan pintu gerbang Gereja Katolik Paroki Santo Bernadus, Jalan Sawi Malawele, Kabupaten Sorong, Minggu (18/1/2026) pagi.
Peristiwa tragis itu terjadi setelah misa pagi dimulai. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi dan rekaman video yang beredar, korban baru turun dari kendaraan dan berjalan menuju pintu masuk gereja ketika tiba-tiba diserang seorang pria tak dikenal.
Editor: Kurnia Illahi