get app
inews
Aa Text
Read Next : Kasus Pembunuhan Pemandu Lagu di Batam Masuki Babak Baru, 4 Tersangka Segera Disidang

Pembunuhan di Teluk Wondama, Berawal dari Michat Korban Dihantam Pakai Ulekan

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:09:00 WIT
Pembunuhan di Teluk Wondama, Berawal dari Michat Korban Dihantam Pakai Ulekan
Rekonstruksi pembunuhan di Wasior mengungkap pelaku menghabisi korban dengan ulekan cobek. (Foto: iNews Sorong Raya)

TELUK WONDAMA, iNews.id - Kasus pembunuhan di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, akhirnya terungkap setelah delapan bulan penyelidikan. Polisi menggelar rekonstruksi dan membongkar kronologi brutal pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial AS.

Dalam rekonstruksi yang digelar Senin (30/3/2026), penyidik Satreskrim Polres Teluk Wondama menghadirkan tersangka TA (21) yang memeragakan 27 adegan.

Kasat Reskrim Polres Teluk Wondama AKP Kristian Daud Imbumi menegaskan, rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta di lapangan.

“Hari ini kita lakukan rekonstruksi dengan melibatkan tersangka untuk memperjelas kejadian perkara ini. TA sudah kami tetapkan sebagai tersangka karena dia sudah mengakui dia yang membunuh,” ujar AKP Kristian Daud dikutip dari iNews Sorong Raya, Selasa (31/3/2026).

Berdasarkan hasil rekonstruksi, peristiwa bermula saat pelaku mendatangi kamar kos korban di Karumatiri, Maniwak, pada 11 Agustus 2025 sekitar pukul 06.00 WIT. Keduanya diketahui sudah saling berkomunikasi melalui aplikasi MiChat dan sepakat untuk bertemu.

Namun, situasi berubah ketika pelaku yang dalam kondisi mabuk memaksa korban. Penolakan korban memicu aksi kekerasan.

Pelaku menendang dan memukul korban hingga terjatuh dan pingsan di ruang depan kamar. Meski korban tidak berdaya, pelaku tetap berusaha melampiaskan keinginannya.

Saat korban sadar dan melawan, pelaku kembali melakukan kekerasan hingga korban kembali kehilangan kesadaran. Setelah itu, pelaku sempat mengambil barang berharga milik korban berupa dompet dan ponsel. Namun saat hendak keluar, korban kembali sadar dan berteriak.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut