Penerimaan Calon Bintara Polri di Papua Barat Dibuka, 70 Persen Kuota untuk Putra-Putri Asli

Antara · Selasa, 01 Desember 2020 - 22:07:00 WIT
Penerimaan Calon Bintara Polri di Papua Barat Dibuka, 70 Persen Kuota untuk Putra-Putri Asli
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Papua Barat Kombes Polisi Anggie Yulianto Putro memberikan keterangan kepada para awak media di Manokwari, Selasa (1/12/2020). (Foto: Antara)

MANOKWARI, iNews.id - Polri segera membuka penerimaan calon siswa Bintara tahun 2021 di Provinsi Papua Barat. Sebanyak 70 persen kuota penerimaan ini akan diberikan kepada putra-putri asli atau orang asli Papua (OAP).

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua Barat Kombes Polisi Anggie Yulianto Putro mengatakan, penetapan kuota 70 persen untuk OAP itu sesuai dengan kebijakan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

"Kebijakan pak Kapolda seperti itu, 70 persen akan diberikan kepada OAP dan 30 persen sisanya untuk non-OAP," kata Anggie Yulianto Putro di Manokwari, Selasa (1/12/2020).

Yulianto menjelaskan, prioritas pada penerimaan Bintara Polri diberikan kepada putra-putri asli sebagai salah satu upaya pemberdayaan. Selain itu, program ini untuk menjawab persoalan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Mereka lebih tahu persoalan di wilayah. Mereka diharapkan lebih mudah menyesuaikan diri dan ketika ada masalah mereka lebih siap," ucap Anggie.

Dia mengatakan, pada penerimaan Bintara Polri tahun 2020, dari 70 persen kuota yang ditargetkan untuk OAP, 60 persen lebih berhasil lulus. Saat ini mereka sedang menjalani pendidikan.

Untuk penerimaan Bintara tahun 2021, Polda Papua akan bekerja sama dengan seluruh pemerintah daerah. Selama seleksi, peserta pun akan dibina untuk meningkatkan persentase kelulusan.

"Pendaftarannya nanti dilaksanakan melalui panitia yang akan kami persiapkan di setiap Polres. Adik-adik bisa datang mendaftar di Polres. Jika lulus verifikasi akan lanjut mengikuti seleksi di Polda Papua Barat," katanya.

Anggie menambahkan, pada 2020, seluruh kuota yang diberikan kepada Papua Barat sebanyak 314 orang. Untuk 2021, kuota diupayakan meningkat seiring kehadiran Sekolah Polisi Negara (SPN) Papua Barat.

"Kami sudah punya SPN, mudah-mudahan kuotanya bisa meningkat. Untuk itu, kami mengharapkan dukungan pemerintah daerah," katanya.

Dia menambahkan, saat ini Polda Papua Barat sedang melaksanakan program afirmasi penerimaan Bintara untuk kategori khusus. Tahap pendaftaran sudah dibuka sejak 30 November dan akan ditutup pada 8 Desember 2020.

Ada empat kategori bagi calon peserta. Pertama, pemuda-pemudi yang berada di pulau-pulau terluar, pemuda suku wilayah pedalaman, mereka yang memiliki prestasi akademi, prestasi olahraga, serta anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.

Editor : Maria Christina