Pj Gubernur Papua Barat Punya Harta Kekayaan Rp10,64 Miliar, Ini Daftarnya

Tim iNews.id, Raka Dwi Novianto ยท Kamis, 12 Mei 2022 - 16:51:00 WIT
Pj Gubernur Papua Barat Punya Harta Kekayaan Rp10,64 Miliar, Ini Daftarnya
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat melantik Paulus Waterpauw menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat. (YouTube: Kemendagri)

JAKARTA, iNews.id – Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat. Dia menggantikan Dominggus Mandacan yang habis masa jabatan. Penunjukkan ini juga mendapat dukungan dari kelompok masyarakat adat Papua. 

Pelantikan dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2022).

Dalam laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN), Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw diketahui memiliki harta kekayaan mencapai Rp10.643.026.000. 

Dia terakhir melaporkan LHKPN pada 31 Maret 2018 saat masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara. 

Berdasarkan data LKHPN, Paulus memiliki sejumlah tanah dan bangunan yang terletak di Jayapura, Mimika, Sidoarjo, dan  Bandung dengan total nilai Rp3.748.026.000.

Selain itu, dia juga memiliki hanya satu unit mobil dengan total nilai Rp 495.000.000. Kemudian dirinya juga tercatat memiliki kas dan setara kas sebesar Rp4.500.000.000 erta harta lainnya senilai Rp1.900.000.000.

Profil Paulus Waterpauw

Paulus Waterpauw merupakan purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir jenderal bintang tiga. Dia merupakan rekan seangkatan Mendagri Tito Karnavian sewaktu Polri dengan jabatan terakhir sebagai Kapolri. Keduanya lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1987.

Jabatan terakhir Paulus yakni Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri. Pria asli Papua ini memiliki pengalaman di bidang intelijen dan pernah mengisi posisi sebagai Kabaintelkam Polri.

Karier Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw di Polri juga cukup mentereng. Dia penah menjadi Kapolsek Menteng Jakarta pada tahun 2000. Baru setelah itu dia menjadi Kapolres Mimika (2002), Kapolres Jayapura (2005) dan Kapolda Papua Barat (2014).

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: