Polda Papua Libatkan Tokoh Adat dan Agama untuk Ambil Senpi yang Dirampas Warga

Antara ยท Senin, 18 Mei 2020 - 06:31 WIB
Polda Papua Libatkan Tokoh Adat dan Agama untuk Ambil Senpi yang Dirampas Warga
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Polda Papua akan melibatkan para pemangku kepentingan untuk mendekati para pelaku penyerangan Pos Polisi (Pospol) 99 Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

"Sekarang para tokoh-tokoh (adat, pemuda dan agama) sedang melakukan pendekatan untuk mengembalikan tiga pucuk senjata yang diambil dari Pospol 99 pengamanan tambang," kata Paulus, Senin (18/5/2020).

Paulus menambahkan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan menggali motif di balik penyerangan dan perampasan tiga pucuk senjata api di Pospol 99.

"Kami sedang selidki apakah ada kesengajaan atau niat ataukah hal yang mendadak yang mereka lakukan, kami sedang teliti. Saya dan Pangdam XVII/Cenderawasih seharusnya hari ini rencana ke TKP, tapi kami batalkan karena alasan cuaca," kata dia.

Mantan Kapolda Sumut ini mengatakan jajaran Polres Nabire dan Paniai telah merespon untuk menangani kasus tersebut.

"Tim dari Polres Nabire dan juga Paniai sudah melakukan upaya cepat, sinergi dengan para pihak yang ada di wilayah Meepago,” kata dia.

Paulus juga mengimbau kepada tokoh-tokoh masyarakat, adat dan agama serta pemuda setempat untuk membantu dan menyampaikan kepada mereka agar kembalikan senjata yang diambil.

"Jika tidak dikembalikan, maka itu adalah upaya kami untuk mengambil tindakan tegas kepada para kelompok yang ambil,” kata Paulus.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto