Prajurit TNI Hilang Misterius 17 Hari di Tembagapura, Tokoh Agama dan Adat Diajak Berdoa 

Antara · Jumat, 04 Desember 2020 - 16:32:00 WIT
Prajurit TNI Hilang Misterius 17 Hari di Tembagapura, Tokoh Agama dan Adat Diajak Berdoa 
Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya. (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Prajurit TNI Prada Hengky Sumarlin Zai telah 17 hari hilang misterius di wilayah Utikini Lama, Distrik Tembagapura, Provnsi Papua. Upaya pencarian pun masih terus dilakukan prajurit TNI. Para tokoh agama dan adat juga dilibatkan berdoa agar pencarian berhasil.

Prada Hengky Sumarlin Zai, anggota Batalyon Infantri 756/WMS itu dinyatakan hilang sejak Selasa (17/11/2020). Saat itu, Hengky melaksanakan tugas patroli wilayah di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura. 

"Kami tetap melanjutkan pencarian anggota kami yang hilang. Hari ini sudah memasuki hari ke-17," kata Letkol Yoga di Timika, Jumat (4/12/2020).

Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya mengatakan, sebelum hilang, Prada Hengky bersama belasan prajurit TNI lainnya ikut melaksanakan patroli menyusuri sungai.

Prada Hengky memakai pakaian seragam lengkap dengan rompi dan helm. Dia juga membawa satu pucuk senjata SS2 V4 dengan nomor senjata: 01-4296. "Dia bertugas sebagai anggota pengintai depan," ujarnya.

Dandim Mimika mengatakan, jajarannya akan membawa para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Distrik Tembagapura yang saat ini berada di Timika untuk menuju lokasi hilangnya Prada Hengky.

"Kami akan naik ke atas untuk berdoa di lokasi itu. Kami mohon bantuan dan dukungan dari semuanya dengan harapan Prada Hengky bisa segera ditemukan kembali," ujarnya.

Pascahilangnya Prada Hengky, rekan-rekannya terus melakukan pencarian mulai dari lokasi hilangnya Prada Hengky. Bahkan area pencarian diperluas.

"Seandainya dia sempat masuk ke sungai hingga sekian ratus meter dari titik dia dinyatakan hilang, itu semua sudah disisir oleh anggota. Tapi sampai sekarang memang belum ada hasil," kata Letkol Yoga.

Saat ini pihak TNI masih menunggu balasan surat dari manajemen PT Freeport Indonesia terkait permintaan dukungan dan bantuan untuk pencarian Prada Hengky.

Editor : Maria Christina