Seluruh Komisioner Bawaslu di Papua Negatif Covid-19

Antara ยท Senin, 21 September 2020 - 13:35:00 WIT
Seluruh Komisioner Bawaslu di Papua Negatif Covid-19
Tes swab Covid-19. (Foto: ilustrasi/Antara)

JAYAPURA, iNews.id - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tingkat provinsi dan kabupaten di Papua negatif Covid-19. Para komisioner itu nantinya akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 di Papua. Mereka dinyatakan negatif setelah menjalani rapid test dan tes swab.

"Hasilnya sejauh ini negatif, baik yang tes cepat dan tes swab," kata Komisoner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach, Senin (21/9/2020).

Ronald menambahkan, laporan dari para komisioner Bawaslu di 11 kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak di antaranya Merauke, Asmat, Boven Digul, Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Mamberamo Raya, Supiori dan Keerom tak satupun komisioner Bawaslu terpapar Covid-19.

"Berdasarkan data yang masuk untuk 11 kabupaten yang pilkada dari jajaran sekretariat daerah komisioner dan pengawas tingkat distrik dan kampung, semua non reaktif artinya tidak ada yg terpapar virus corona, ini termsuk kami di Bawaslu Provinsi," kata dia.

Meski hasil rapid test dan swab negatif, mantan Ketua Panwaslu Kabupaten Jayapura itu telah berpesan kepada jajaran di daerah untuk tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, baik itu di kantor maupun di luar kantor.

Kantor Bawaslu juga selalu dilakukan sterilisasi atau penyemprotan agar terhindar dari virus corona.

"Kami juga dari Bawaslu Papua tengah menginisiasi untuk dilakukan kerjasama dengan Satgas Covid-19 dan pihak terkait agar semua proses pentahapan pilkada ada yang ikut membantu mengawasi terutama saat pencabutan nomor, kampanye hingga pungut hitung," katanya.

Kerja sama itu, kata dia, perlu dilakukan untuk mendukung kinerja para penyelenggara baik Bawaslu dan KPU, yang memiliki keterbasan SDM.

"Termasuk bagaimana kami sebagai penyelenggara mendapatkan akses lebih untuk rapid test dan tes swab, sehingga bisa melaksanakan tugas lebih efisien," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto