Siswa Dikjurtaif Selamatkan Lansia yang Hilang Selama Sepekan di Sentani Jayapura

Herawati ยท Rabu, 20 Mei 2020 - 11:10 WIT
Siswa Dikjurtaif Selamatkan Lansia yang Hilang Selama Sepekan di Sentani Jayapura
Siswa Dikjurtaif TNI selamatkan lansia hilang selama sepekan. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Siswa Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) TNI menemukan lansia yang sudah satu pekan hilang. Mereka mendapati korban saat sedang latihan di sekitar tower pemancar TVRI Ifar Gunung Kompleks, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Cpl Eko Daryanto, membenarkan adanya penemuan orang hilang oleh para siswa Dikjurtaif. Korban ditemukan dalam kondisi selamat, namun keadaannya lemas dan kelaparan.

"Penemuan warga hilang ini bermula ketika siswa Dikjurtaif sedang melaksanakan praktik di luar Mako Rindam XVII/Cenderawasih," kata Eko Daryanto di Kota Jayapura, Papua, Rabu (20/5/2020).

Siswa atas nama Epitus Malo Nosis 704 klas C Dikjurtaif melihat seorang lansia terbaring di tanah semak-semak. Dia pun mendatangi lokasi tersebut untuk memastikan kondisi korban.

Ketika melihat langsung, dia mendapati korban masih hidup dengan melihat tanda-tanda fisiknya. Korban diduga hanya tertidur, sehingga Efetus memanggil warga tersebut hingga dia terbangun.

"Saat orang tua tersebut terbangun, dia langsung berkata "telepe" (selamat sore) yang diucapkan dengan sangat pelan, kemudian orang tua itu berkata "jendepman" (saya lapar)," ujar dia.

Efetus yang merupakan warga asal Kabupaten Pegunungan Bintang paham dengan perkataan tersebut. Dia pun langsung menuju tempat Lettu Inf Juhari selaku pelatih untuk menyampaikan penemuan dan keluhan dari orang tua tersebut.

Pelatih bersama siswa Efetus bergegas memberikan bantuan. Korban diketahui bernama Wem Mitne (80), warga Kampung Maksum, Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, namun sedang tinggal bersama keluarga di Sentani.

Saat ini korban sudah dibawa ke Mako Rindam XVII/Cenderawasih dan mendapat perawatan medis. Korban dilaporkan hilang selama satu pekan dan kini sudah kembali bersama keluarganya.

"Terima kasih bapak TNI yang sudah menemukan serta merawat bapak saya yang sudah hilang selama satu pekan ini," kata anak korban, Nanas Mitne.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal