Tak Ada Bus ke Timika, Karyawan Freeport Palang Jalan ke Tembagapura

Nathan Making · Kamis, 27 Agustus 2020 - 13:40:00 WIT
Tak Ada Bus ke Timika, Karyawan Freeport Palang Jalan ke Tembagapura
Karyawan PT Freeport unjuk rasa di Tembagapura. (Foto: iNews/Nathan Making).

TIMIKA, iNews.id - Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia menggelar aksi unjuk rasa menuntut adanya bus untuk pulang ke Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Mereka memalang jalan di Mile 72 Jalan Tambang, Distrik Tembagapura.

Mereka mengaku sudah lima bulan tidak pulang ke Timika menemui keluarga. Para karyawan juga meminta insentif, karena masih bekerja di masa pandemi Covid-19.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng mengatakan, pemerintah daerah (pemda) dan manajemen PT Freeport Indonesia sudah sepakat untuk memenuhi tuntutan para karyawan.

"Ada dua tuntutan para karyawan. Pertama ada jadwal pulang kembali ke Timika dan kedua masalah insentif. Karena itu kami sudah rapatkan dengan manajemen dan sepakat untuk memenuhi tuntutan karyawan," kata Bupati Eltinus, Kamis (27/8/2020).

Untuk masalah izin pulang ke Timika, kata dia, tetap akan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pengecekan suhu badan, rapid test dan tes swab bagi mereka yang reaktif terpapar Covid-19.

"Kami akan cek suhu tubuh. Bila melebihi normal, akan langsung rapid test," ujar dia.

Pemeriksaan ketat ini, kata dia, diberlakukan di setiap terminal bus wilayah Tembagapura. Kemudian saat mereka kembali untuk bekerja, akan ada pemeriksaan kembali di Kota Timika.

Satgas Penanganan Covid-19 menerapkan prosedur ini untuk mencegah penularan kasus Covid-19. Apalagi banyak karyawan PT Freeport Indonesia yang terjangkit virus corona.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal