Terabas Hutan, Yonif 755/Kostrad Sambangi Kampung Terpencil di Papua
JAKARTA, iNews.id - Anggota Yonif 755/Yalet/20/3/Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) mengunjungi Kampung Nggolar di Distrik Wasur, Merauke, Papua. Warga di kampung tersebut hidupnya terpencil dan terisolasi dari dunia luar lantaran masih terbatasnya akses jalan dan infrastruktur lainnya.
Aster Divif 3/Kostrad Kolonel Inf Imam Purnomo Hadi mengatakan, kunjungan anggota TNI tersebut untuk melakukan kerja sosial berupa pemeriksaan kesehatan kepada warga Nggolar. Mereka selama ini hidupnya hanya mengandalkan berburu binatang dan meramu tumbuhan hutan.
“Warga Nggolar yang berada di Distrik Wasur ini hidup di tepian Sungai Maro yang membelah Kota Merauke. Warga kampung ini bertahan hidup dengan mengandalkan hasil hutan, yakni menjadi dengan berburu dan meramu,” ujar Imam dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/3/2019).
Imam menuturkan, kehidupan warga Nggolar itu angat kontras, padahal di sekitar sungai tersebut terdapat distrik penghasil pangan. “Sudah itu pendidikan baru hanya setingkat SD dan untuk melanjutkan harus ke Wasur yang jaraknya sangat jauh,”ujarnya.
Dia mengatakan, berdasarkan hal tersebut, Danyonif 755/Yalet/20/3/Kostrad Mayor Inf Agus Rediyanto beserta anggota jajarannya mengajak Komunitas Jeep Merauke untuk datang ke kampung tersebut.
“Bersama kita melaksanakan anjangsana kesana (Kampung Nggolar). Termasuk dengan beberapa anggota Persit (Persatuan Istri Prajurit), melewati jalan berlumpur, rawa, dan medan yang cukup berat, sekitar 8 km dari pusat kota,” ucapnya.
Setelah menempuh enam jam perjalanan, akhirnya rombongan tiba di kampung yang memiliki jumlah penduduk sekitar 92 kepala keluarga dan 224 jiwa tersebut.
"Saat mendengar informasi tentang warga ini, hati kita semua tergerak. Apalagi setalah tiba di sini, kondisi warga sangat memprihatinkan, tanpa listrik, pendidikan yang minim, jauh dari pelayanan kesehatan, bahkan untuk mendapatkan air bersih mereka harus berjalan kaki berkilo-kilo membelah hutan,” ujar Agus Rediyanto.
Selain untuk anjangsana dan bersilturahmi, kata dia, kegiatan itu juga untuk pengobatan gratis kepada masyarakat dan pemberian paket sembako. “Dari pertemuan ini, kita ingin menjadi bagian warga baik dalam suka maupun duka,” ucapnya.
Tokoh masyarakat Kampung Nggolar, Soter Nauce mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya atas kunjungan dari rombongan Yonif 755/Yalet/20/3/Kostrad.
"Kami sangat berterima kasih dan merasa senang atas kunjungan anggota TNI dari Kostrad yang bertemu meski harus menembus hutan, lumpur dan rawa. Kami semua di sini akan selalu mengingat kebaikan jasa dari bapak bapak TNI Kostrad sekalian, dan TNI akan selalu dihati kami,” ungkapnya.
Editor: Kastolani Marzuki