TNI-Polri Pamerkan Barang Bukti dari Markas KKB Nabire, 561 Amunisi hingga Magazin
NABIRE, iNews.id - Aparat gabungan TNI-Polri memamerkan barang bukti hasil penegakan hukum terhadap target daftar pencarian orang (DPO) kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Ratusan amunisi, magazin hingga uang puluhan juta diamankan dalam operasi gabungan tersebut.
Operasi ini melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz dari Polri dan Satgas Rajawali Mambri dari TNI. Tim bergerak setelah mendeteksi aktivitas kelompok bersenjata di wilayah Kali Nabarua. Kelompok tersebut diduga merencanakan gangguan keamanan di Kabupaten Nabire.
Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Gustav Robby Urbinas menjelaskan, penegakan hukum tersebut didasarkan pada Laporan Polisi Nomor: B/119/II/2026 Polres Nabire, Polda Papua Tengah.
Dia menjelaskan, para pelaku yang saat ini dikejar disangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Selain itu, Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengatur tentang pembunuhan berencana atau pembunuhan yang disertai tindak pidana lain dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, kelompok yang dipimpin DPO berinisial AK berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua dan mendirikan kamp di area Kali Nabarua. Di lokasi tersebut, kelompok diduga menggelar pertemuan internal, menggalang dukungan logistik, serta merencanakan aksi gangguan keamanan," ujarnya saat konferensi pers di Polres Nabire, Senin (2/3/2026).
Saat tim gabungan mendekati lokasi camp, terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok bersenjata. Tim bantuan langsung disiagakan untuk memperkuat personel di lapangan.
“Setelah tindakan penegakan hukum dilakukan, aparat gabungan berhasil menguasai lokasi camp dan mengamankan situasi. Sementara itu, kelompok bersenjata melarikan diri ke wilayah hutan dan hingga kini masih dalam pengejaran,” kata Kombes Gustav.
Dari lokasi, aparat menyita 561 butir amunisi berbagai kaliber, 10 magazin, 12 unit telepon genggam, lima alat komunikasi, uang tunai puluhan juta Rupiah, bendera dan perlengkapan lainnya, serta tiga tas berisi perlengkapan kelompok.
“Sebagaimana yang kita lihat di depan rekan-rekan media, ini adalah daftar barang bukti yang diamankan di lokasi penegakan hukum kemarin di Kali Nabarua,” katanya.
Editor: Donald Karouw