Terpengaruh Hoaks, Sejumlah Guru di Mimika Tolak Vaksin karena Takut Ada Chip

Antara ยท Kamis, 10 Juni 2021 - 15:40:00 WIT
Terpengaruh Hoaks, Sejumlah Guru di Mimika Tolak Vaksin karena Takut Ada Chip
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob menjelaskan rencana pemerintah kabupaten menerapkan PSBB untuk mengendalikan penularan virus corona. (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Sebagian warga di wilayah Papua meyakini vaksin Covid-19 ditanami chip. Mereka diduga terpengaruh informasi hoaks yang beredar di media sosial.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, Reynold Ubra, membenarkan adanya guru yang menolak untuk divaksin. Saat ini petugas diminta untuk mendata mereka.

"Salah satu kelompok sasaran yang menjadi prioritas kami yakni guru. Tapi sayang ada beberapa yang menolak," kata Reynold di Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (9/6/2021).

Dia uga mengimbau warga tidak terpengaruh berbagai isu dan hoaks yang banyak bertebaran di media sosial soal dampak negatif vaksinasi virus corona.

"Vaksin Sinovac tidak ada hubungannya dengan angka 666 atau chip dan lain-lain. Ini virus asli yang sudah mati dan disuntik untuk merangsang kekebalan tubuh," ujarnya.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyebut salah satu syarat utama menggelar pembelajaran tatap muka yakni guru harus sudah menerima vaksinasi Covid-19.

"Saya mendapat laporan ada banyak guru yang menolak vaksin tanpa alasan yang jelas. Bagi guru yang menolak divaksin, tidak boleh masuk untuk mengajar," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal