Tinggal Sebatang Kara di Perbatasan Negara, Begini Kisah Pilu Nenek Sumiyati

Sindonews ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 10:25 WIB
Tinggal Sebatang Kara di Perbatasan Negara, Begini Kisah Pilu Nenek Sumiyati
Danrem 174/Anim Ti Waninggap, Brigjen TNI Bangun Nawoko melepas keberangkatan Sumiyati pulang ke kampung halamannya di Kediri. (Foto: Istimewa).

JAYAPURA, iNews.id - Seorang nenek yang tinggal sebatang kara di perbatasan Indonesia - Papua Nugini akhirnya diantar pulang oleh pasukan Kostrad TNI ke kampung halamannya di Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim). Selama ini dia hidup bergantung welas kasih para tetangga.

Nenek bernama Sumiyati yang akrab disapa Mbah Ompong ini merantau ke Papua sejak 2009. Dia tinggal bersama sang suami di Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Namun pada Februari 2020, suaminya meninggal dunia.

Lansia asal Kabupaten Kediri ini pun mulai sakit-sakitan selama beberapa bulan terakhir. Dia pun dirawat prajurit Yonif Mekanis Raider 411 Pandawa Divif 2 Kostrad, yang sedang menjalankan tugas menjaga keamanan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Komandan Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini, Mayor Inf Rizky Aditya mengatakan, nenek Sumiyati mulai sakit sejak tiga bulan terakhir. Dia pun hidup sebatang kara di daerah tersebut.

"Saat dirawat, nenek Sumiyati menyampaikan keinginannya untuk pulang ke kampung halaman di Kabupaten Kediri," kata Rizky saat dikonfirmasi di Kota Jayapura, Papua, Jumat (26/6/2020).

Bersamaan dengan berakhirnya masa tugas para prajurit TNI di sana, permintaan nenek Sumiyati pun terkabul. Cerita tentang Sumiyati yang dirawat di Pos Komando Utama Yonif Mekanis Raider 411 Pandawa, Divif 2 Kostrad di Sota, Kabupaten Merauke, didengar Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Jenderal Andika langsung meminta Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap, Brigjen TNI Bangun Nawoko, untuk membantu kepulangan Sumiyati bersama para prajurit TNI yang bermarkas di Kota Salatiga itu.

Permohonan Danrem 174/Anim Ti Waninggap tersebut, disetujui oleh Danlantamal XI Merauke. Sumiyati akhirnya dapat dibawa pulang bersama anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Pandawa, Divif 2 Kostrad, berlayar menggunakan KRI Banda Aceh-593.

Saat ini sang nenek telah bersama-sama dengan Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Pandawa, Divif 2 Kostrad, yang sedang dalam perjalanan kembali kampung halaman.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal