Wakil Bupati Minta Anggaran Tak Jadi Alasan Penanganan Bencana Banjir di Mimika

Antara ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 09:20 WIB
Wakil Bupati Minta Anggaran Tak Jadi Alasan Penanganan Bencana Banjir di Mimika
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob didampingi Kepala Distrik Iwaka Wens Mitoro meninjau lokasi banjir bandang di Jalan Trans Nabire, Distrik Iwaka, Senin (27/7/2020). (Foto: Antara)

TIMIKA, iNews.id - Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) jangan berdalih minimnya anggaran dalam menangani korban banjir di sekitar Jalan Trans Nabire. Sebab musibah ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

Dia menegaskan, masyarakat yang menjadi korban banjir harus segera ditangani. Minimnya anggaran bukan alasan untuk tidak membantu warga yang kesusahan akibat bencana alam tersebut.

"Saya tidak tahu apakah Kepala BPBD sudah turun ke lapangan atau belum. Tidak ada alasan dana tidak ada, soal masyarakat (korban) itu tanggung jawab pemda," kata Wabup John, Senin (27/7/2020).

Banjir bandang yang yang melanda kawasan Jalan Trans Nabire, Distrik Iwaka, sejak Sabtu (25/7/2020) malam hingga Minggu (26/7/2020) telah menghanyutkan sejumlah rumah warga Kampung Mimika Gunung.

"Sekarang kami sangat membutuhkan bantuan bahan makanan dan pakaian layak pakai karena banyak rumah warga sudah rusak, sebagian terbawa banjir, ternak peliharaan juga tidak bisa diselamatkan," kata warga, Yohanes.

Kepala BPBD Mimika, Yosias Lossu mengatakan, warga terdampak banjir, khususnya di Kampung Iwaka yang rumahnya kemasukan air, sementara diungsikan ke gedung sekolah SD YPPK Iwaka.

"Kebutuhan paling mendesak, yaitu tempat berteduh dan bahan makanan, juga pakaian layak pakai," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal