Wamena Semakin Kondusif, Warga Mulai Tinggalkan Pengungsian

Abdul Rochim ยท Sabtu, 05 Oktober 2019 - 22:15 WIB
Wamena Semakin Kondusif, Warga Mulai Tinggalkan Pengungsian
Sejumlah pedagang berjualan di Pasar Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (2/10/2019). Pascakerusuhan di Wamena, aktivitas perdagangan di sejumlah pasar di Wamena mulai kembali normal. (ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra)

JAKARTA, iNews.id – Situasi Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, sudah semakin kondusif. Warga pun telah kembali ke rumah masing-masing setelah sempat mengungsi akibat kerusuhan yang terjadi pada Senin (23/9/2019) lalu.

Dandim1702/Jayawijaya, Letkol Inf Candra Dianto mengatakan, hingga Sabtu (5/10/2019), jumlah warga yang berada di tempat-tempat pengungsian sudah jauh berkurang. Data pengungsi di Kodim 1702/Jayawijaya misalnya, sudah jauh berkurang. Tiga hari lalu jumlah pengungsi mencapai 3.200 orang.

“Pada hari ini tinggal 2.145 orang yang masih bertahan. Hal ini karena ada sebagian anak-anak dan ibu-ibu yang sudah turun ke Jayapura. Sebagian lagi ada yang telah kembali ke tempat masing-masing sehingga terjadi penurunan yang signifikan,” kata Letkol Inf Candra Dianto dalam keterangannya tertulisnya, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Candra, situasi Kota Wamena saat ini semakin kondusif. Sejumlah aktivitas pusat belanja yang semula tutup kini sudah buka kembali. Begitu pula aktivitas jual-beli di pasar-pasar tradisional di Wamena dan perbankan telah berjalan normal. “Ada tiga pasar di Wamena telah berjalan normal,” ujarnya.

Sementara aparat keamanan gabungan TNI-Polri masih disiagakan di sejumlah objek vital dan titik rawan. Pihak TNI bersama kepolisian juga terus melakukan dialog agar aparat lebih dekat dengan masyarakat.

“Selama patroli aparat diminta untuk mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh provokasi, dan tidak mudah percaya kepada isu yang menyesatkan,” katanya.

Terpisah, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mendukung penuh upaya pemerintah daerah dan pusat dalam menstabilkan situasi dan kondisi di Wamena.

“Presiden Joko Widodo sudah mengirimkan bantuan berupa bahan pokok untuk warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, yang tengah mengungsi,” kata Karding.

Menurut dia, hal yang terpenting saat ini mengembalikan warga Wamena pada suasana persaudaraan seperti sebelum terjadinya kerusuhan. Dia juga berharap agar masyarakat Indonesia bisa lebih bijaksana dalam membagikan informasi soal Wamena.

“Jadi sepenuhnya mempelajari apa yang sesungguhnya terjadi. Check dan recheck dulu. Apalagi di era sosial media seperti saat ini menjadi sangat penting,” ujarnya.


Editor : Maria Christina