Waspadai Aksi Rusuh, Warga Jayapura Diimbau Tak Terprovokasi Ajakan Demo

Antara ยท Sabtu, 15 Agustus 2020 - 01:25 WIT
Waspadai Aksi Rusuh, Warga Jayapura Diimbau Tak Terprovokasi Ajakan Demo
Kerasukan fasilitas umum dan rumah-rumah warga pascademo Agustus 2019 lalu. (Foto: Antara).

JAYAPURA, iNews.id - Warga di Kota Jayapura, Papua, diimbau tidak terprovokasi ajakan demonstrasi yang dinilai dapat merusak keharmonisan. Unjuk rasa tersebut dinilai berpotensi memunculkan kerusuhan.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, masyarakat masih trauma dengan demontrasi tahun lalu. Aksi itu menyebabkan banyak tindakan melanggar hukum seperti pembakaran, penjarahan dan perusakan yang merugikan banyak pihak.

"Saya minta tidak turun jalan," kata Wali Kota Benhur di Kota Jayapura, Papua, Jumat (14/8/2020).

Dia juga meminta jajaran Polresta Kota dan Kodim Jayapura mengantisipasi unjuk rasa yang dikhawatirkan berujung rusuh ini. Sebab kasus yang terjadi pada tahun lalu juga belum rampung diusut secara tuntas.

"Bisa dilihat sejumlah bangunan seperti gereja, rumah penduduk, perhotelan, perkantoran, BUMN, kaca-kaca mereka belum diganti, butuh biaya yang besar," lanjutnya.

Dia mengaku, khawatir jika ajakan demonstrasi yang beredar ini memprovokasi warga. Lalu kembali terjadi berbagai aksi perusakan seperti tahun lalu.

Sementara itu Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas, meminta kelompok yang mengatasnamakan organisasi tertentu tidak menggelar aksi dan mengajak warga untuk ikut turun ke jalan.

"Surat sudah kami terima dari mereka, dan kami pun sudah memberikan balasan dengan penolakan kepada kelompok itu untuk melakukan aksi terkait New York Agreement Ilegal," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal