Kapolres Mimika AKBP Era Adhinata di Timika. (Foto: Antara).

Mereka lalu membuat aturan adanya iuran wajib Rp200.000 per bulan dan mereka yang baru masuk ke lokasi Kali Kabur harus membayar Rp400.000.

Kelompok EW dilaporkan menguasai area pendulangan di Kali Kabur. Pelaku bersikap seolah-olah menjadi bos mewakili PT Freeport Indonesia,

Kapolsek Mimika Baru, AKP Dionisius VD Paron Helan mengatakan, saat ada bentrokan anggotanya langsung menuju TKP. Polisi sempat diserang kelompok EW.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network